History of MAMA : Character Profile : Zhang Yixing : “A Kind Healer”

Lay

History of MAMA

Title : History of MAMA

Author : lee_acha96 a.k.a @Cha_FishyHae

Genre : Fantasy, Brotherhood, Friendship, Family, Action(?)

Lenght : Chaptered.

Cast : EXO Member and other (find by yourself)

-History of MAMA-

Character Profile:

Zhang Yixing : “A Kind Healer

Summary :

“Yixing akhirnya mundur, dia mengusap air matanya yang tiba-tiba keluar tanpa sepengetahuannya, dia menggenggam kalung Eunhyuk dan dalam sekejap Yixing sudah tidak ada”

-***-

A/N :

Sebelumnya  Author mau ngeluarin uneg-uneg, beberapa hari kemarin Author nemu FF yang isinya sama dengan FF Author, kecuali nama Author sama karakter yang ada di dalamnya, tapi jalan cerita sama seluruh isinya SAMA! Kalau misalanya terinspirasi gapapa tapi jangan plagiat dong, itu namanya ga menghargai karya orang lain, Author kan ga pernah mempermasalahkan siders, karena menurut Author, siders itu masih menghargai Author dengan baca karyanya, bukan meniru atau memplagiat, jadi Auhor mohon dengan sangat untuk plagiator-ssi, jangan meng-copy paste karya saya lagi, dan mohon di ingat, saya jauh lebih menghargai siders dari pada plagiator, dan untuk readers Author, Author minta maaf ya kalau Author ngeluarin uneg-uneg Author di sini ._.v

oh iya, dan untuk yang nyari Character Profile.nya Xiumin oppa, itu yang Kim Minseok Char. Prof, Author pake’ nama Asli Xiu oppa soal.nya 😀

Part sebelumnya -> Chanyeol, Kris, Suho, Kai, D.o, Luhan, Sehun, Xiumin, Jongdae, Tao, Baekhyun

Happy Reading ^^

-***-

Zhang Yixing, seorang pemuda China yang sudah tiga tahun tinggal di Korea itu saat ini tengah membersihkan sebuah terowongan di sebuah rumah bergaya abad pertengahan yang bisa di sebut tempat tinggal sekaligus tempat kerjanya, saat pertama kali Yixing -begitu namja berlesung pipi ini dipangil- tiba di Korea dia tidak tau apa-apa dan tidak punya apa-apa, hingga akhirnya seorang pria dewasa datang menghampirinya dan menawarinya tempat tinggal dan sebuah pekerjaan, tentu saja Yixing setuju.

Yixing dibawa ke sebuah rumah yang bergaya abad pertengahan, si pemilik rumah menunjukkan kamar Yixing dan tugas-tugas Yixing selama tinggal di sana, tidak berat memang, hanya membersihkan rumah dan merapikan taman, pemilik rumah itu juga sangat berbaik hati menyekolahkan Yixing dan membiayai seluruh keperluannya, selain itu Yixing juga selalu makan bersama pemilik rumah itu di meja makan, Yixing di perlakukan dengan sangat baik.

Tapi ada satu hal yang sebenarnya membuat Yixing kurang nyaman tinggal di rumah itu, pemilik rumah itu adalah penganut setia illuminati, setiap malam Jum’at Yixing harus mempersiapkan segala sesuatu untuk upacara pemujaan si pemilik rumah di sebuah ruangan khusus yang di hiasi dengan berbagai macam lukisan tua, di tengah ruangan itu ada sebuah tempat yang di kelilingi lilin berbentuk tengkorak, di tempat yang di kelilingi lilin tengkorak itu tergambar sebuah simbol berbentuk lingkaran dengan bintang di tengahnya, dan di tengah lambang bintang itu ada sembuah simbol berbentuk mata, ruangan tersebut sangat tertutup rapat, dan hanya di buka saat si pemilik rumah akan melakukan upacara seperti hari ini, hanya untuk mempersiapkan peralatan saja, saat sang pemilik rumah melakukan upacara kamar khusus itu akan tertutup rapat lagi.

Setelah membersihkan terowongan Yixing kemudian ke ruang khusus untuk mempersiapkan upacara rutin si pemilik rumah, yang perlu disiapkan Yixing adalah kelopak bunga mawar merah yang di tabur di tengah simbol tersebut sambil menyalakan lilin tengkorak itu satu persatu, dia juga harus menyiapkan dua bantal yang sebelumnya sudah di lumuri oleh minyak wangi yang juga khusus, setelah selesai mempersiapkan semua hal tersebut Yixing biasanya langsung keluar dan kembali ke kamarnya, tapi kali ini Yixing ingin melihat lukisan-lukisan tua yang terpajang di ruangan tersebut.

Yixing berkeliling dan melihat lukisan yang terpajang itu satu persatu, sekali-kali dia mengangakan mulutnya menunjukkan kekagumannya akan lukisan-lukisan yang mempunyai nilai artistik yang tinggi itu, akhirnya Yixing berhenti pada lukisan terbesar yang terpajang di ruangan itu, sebuah lukisan makhluk bersayap hitam dengan tangan yang berlumur darah, makhluk itu mempunyai wajah setampan malaikat tapi terlihat bahwa dia adalah makhluk jahat, terbukti dengan gambar yang berada di sekelilingnya, terdapat gambar  mayat yang bergeletakan, Yixing bergidik ngeri melihat lukisan tersebut, dia kemudian melihat wajah lukisan itu, aneh, mata dari lukisan itu berkilat merah sebentar, Yixing membelalakkan matanya kaget, dia takut dan kemudian mundur tiga langkah.

“Yixing…” Panggil seseorang dari belakang, Yixing terlonjak dan menoleh, ternyata sang pemilik rumah.

“Leeteuk hyung….” Ucap Yixing lirih, ternyata pemilik rumah bergaya abad pertengahan ini bernama Leeteuk.

“Apa yang kau lakukan?” Tanya Leeteuk.

“Aniyo… saya cuma melihat-lihat lukisan yang ada di ruangan ini” Jelas Yixing.

“oh begitu… ku lihat kau sudah selesai mempersiapkan segala sesuatu untuk upacaraku nanti malam” Ucap Leetuk sambil mengedarkan pandangannya di ruangan tersebut.

“Ah.. ne, saya sudah mempersiapkan semuanya” Jawab Yixing sambil menunduk, Leeteuk kemudian berjalan ke arah Yixing dan berdiri di sebelahnya.

“Yixing-ah, apa kau lihat lukisan yang paling besar itu?” Tanya Leeteuk kepada Yixing sambil menunjuk lukisan yang matanya berkilat merah tadi.

“N..Ne..” Jawab Yixing gugup, dia tidak berani melihat ke arah lukisan itu, dia takut mata lukisan itu berkilat merah lagi seperti tadi.

“Itu adalah lukisan Dark Lord” Kata Leeteuk kemudian, Yixing tetap menunduk, dia tidak berani menjawab Leeteuk ataupun melihat lukisan Dark Lord.

“Kau kenapa Yixing-ah? Kenapa tingkahmu aneh?” Tanya Leeteuk yang menyadari tingkah aneh Yixing itu akhirnya bertanya.

“Mmm…. itu.. emm… saya ingin ke kamar kecil” Kata Yixing berbohong.

“Ahh… ya sudah pergilah, setelah itu mari makan malam bersama”

“Ne” Kata Yixing singkat kemudian segera keluar dari ruang khusus itu, meninggalkan Leeteuk yang menatap lukisan Dark Lord dengan penuh kekaguman.

-***-

Makan malam itu terasa sedikit canggung bagi Yixing, dia masih sangat teringat dengan kilatan merah di mata lukisan Dark Lord tadi, nafsu makannya menjadi sedikit berkurang, dari tadi Yixing hanya memainkan sendok dan garpunya tanpa menyentuh makanan sedikitpun, Leeteuk yang melihat sikap Yixing yang tidak seperti biasanya itu kemudian mencoba bertanya pada Yixing.

“Yixing-ah… ada apa denganmu? Kenapa sikapmu begitu aneh? Apa ada masalah?” Tanya Leeteuk. Yixing menatap Leeteuk kemudian menggeleng.

“Aniyo… tidak ada sama sekali” Jawab Yixing.

“Lalu kenapa sikapmu tidak seperti biasanya? Kau bahkan tidak menyentuh makananmu sama sekali” Yixing kemudian menatap makanannya yang masih utuh.

“Saya hanya tidak nafsu makan” Jawab Yixing.

“Wae? Apakah kau sakit?” Tanya Leeteuk khawatir.

“Aniyo, saya baik-baik saja”.

“Jeongmal?”

“Ne…”

“Baiklah kalau begitu, emm.. Yixing-ah, apa kau masih ikut ekskul dance di sekolahmu?”

“Ne, waeyo?”

“Apa kau mau aku kenalkan kepada teman dekatku yang mempunyai agensi?” Tawar Leeteuk.

“Aniyo, saya ikut ekskul dance hanya karena saya menyukainya, tidak untuk serius” Jawab Yixing.

“Baiklah, tapi jika kau berubah pikiran, kau bisa mengatakan kepadaku kapan saja, aku bisa menghubungi temanku itu” Kata Leeteuk pada akhirnya.

“Ne… gamsahaeyo…” Yixing berterimakasih kepada Leeteuk atas tawarannya.

“Aku sudah selesai makan, aku akan memulai upacaraku, kau lanjutkan saja makanmu” Kata Leeteuk kemudian, mendengar kata ‘upacara’ membuat Yixing mengingat lagi mata berkilat merah itu, dia merasa takut lagi.

“Yixing-ah…” Panggil Leeteuk kepada Yixing yang tidak menjawab perkataannya tadi.

“Ah.. oh.. ne, anda duluan saja, nanti saya akan membersihkannya nanti”

“Geurae geurom…” Tanya Leeteuk kemudian meninggalkan Yixing yang masih terdiam di meja makan.

Yixing masih merasakan ketakutan di dalam hatinya, akhirnya ia memutuskan untuk membersihkan bekas makannya dan Leeteuk, Yixing membawa peralatan makan yang kotor itu ke dapur untuk mencucinya, dapur terdapat di belakang rumah sehingga membuat Yixing harus melewati kamar khusus, ketika Yixing melewati kamar khusus, Yixing berhenti sebentar di depannya, Yixing mendengar Leeteuk seperti sedang melafalkan mantra karena tidak ada satupun perkataan Leeteuk yang Yixing mengerti, Yixing akhirnya melanjutkan perjalanannya ke dapur.

Setelah mencuci seluruh peralatan dan menempatkan mereka di tempatnya masing-masing Yixing kembali ke kamarnya, lagi-lagi dia harus melewati kamar khusus, saat melewati kamar khusus Yixing tidak lagi mendengar Leeteuk membaca mantra seperti tadi, dia malah mendengarkan desahan Leeteuk dan desahan seorang wanita, mendengar itu Yixing membelalakkan matanya dan segera berlari menuju kamarnya, badan Yixing gemetar, dia membaringkan tubuhnya di kasur.

Yixing memandangi langit-langit kamarnya dan memegang dadanya, detak jantungnya sangat cepat, dia benar-benar takut saat ini, Leeteuk yang selama ini di kenalnya adalah orang yang baik walaupun dia adalah penganut illuminati, dia tidak mungkin melakukan hal seperti itu, membawa wanita ke rumahnya saja Leeteuk tidak pernah, tapi Yixing tidak dapart membohongi hatinya yang sangat penasaran, Yixing juga ingin memastikan kalau yang di dengarnya tadi itu salah, karena rasa penasaran yang tinggi akhirnya Yixing memutuskan untuk melihat apa yang di lakukan Leeteuk di kamar khusus itu.

Yixing turun ke lantai satu dan berjalan menuju kamar khusus, dia mengintip apa yang di lakukan Leeteuk melalui lubang kecil di pintu, Yixing membelalakkan matanya ketika melihat Leeteuk sedang berhubungan dengan seorang wanita, yang membuat Yixing makin kaget adalah wanita yang saat ini berhubungan dengan Leeteuk mempunyai sayap hitam di punggungnya, Yixing menegapkan badannya kemudian mundur beberapa langkah, Yixing kemudian berlari menuju taman belakang rumah.

Yixing mendudukkan dirinya di sebuah bangku sambil mengatur nafasnya, saat ini dia benar-benar tidak tau apa yang harus dia lakukan, apakah dia harus bertahan karena selama ini Leeteuk adalah orang yang mau merawatnya di Korea atau… pergi saja karena melihat kelakuan dan keyakinan Leeteuk yang sudah keluar batas itu? Yixing mengacak rambutnya frustasi, dia benar-benar bingung dan takut saat ini.

Tiba-tiba sebuah tangan menepuk punggung Yixing, Yixing menoleh, Yixing mengerenyitkan keningnya, dia tidak pernah melihat orang ini sebelumnya, orang ini berpakaian serba hitam, wajahnya juga sangat pucat tapi bibirnya sangat merah seperti darah. Orang itu menatap Yixing sambil tersenyum.

“Apa yang kau lakukan disini, unicorn?” Tanya orang berpakaian hitam itu.

“Ye? Unicorn? Siapa yang anda panggil unicorn?” Tanya Yixing tidak mengerti

“Mwo? Siapa katamu? Tentu saja kau! Neo Molla?” Kata orang itu sambil menunjuk Yixing.

“Saya tidak mengerti” Jawab Yixing sambil menggelengkan kepala.

“Ah… rupanya kau belum tau, nanti saja aku memberitahumu”

“Ne?” Yixing kaget. ‘orang ini benar-benar tidak jelas’, batin Yixing.

“Perkenalkan, namaku Eunhyuk” kata orang itu sambil mengulurkan tangannya.

“Yixing imnida” Jawab Yixing sambil menerima uluran tangan Eunhyuk walaupun ragu, Eunhyuk kemudian duduk di sebelah Yixing.

“Ahh… malam-malam begini sepertinya akan menyenangkan untuk jalan-jalan” Ucap Eunhyuk tanpa ada yang bertanya atau mengajak bicara.

“Jweseonghaeyo… Anda ini siapa ya..?” tanya Yixing kepada Eunhyuk.

“Na? Kan sudah ku bilang namaku Eunhyuk” Jawab Eunhyuk.

“Aniyo.. bukan itu maksud saya, maksud saya adalah siapa anda sebenarnya dan kenapa anda bisa ada disini?” Jelas Yixing.

“Ah… Aku penjaga rumah ini, aku selalu ada disini dan tidak pernah pergi kemanapun”

“Ne? Penjaga? Tapi saya tidak pernah melihat anda”

“Itu karena aku memang bukan manusia” Jawab Eunhyuk.

“Kalau begitu… apakah anda setan?” Tanya Yixing polos.

“Mwo? Setan? No No No…” Kata Euhyuk sambil menggerakkan jari telunjuknya ke kanan dan ke kiri di depan wajah Yixing.

“Kalau begitu anda ini apa?”

“Hmm… sejujurnya aku juga bingung aku ini sekarang apa” Kata Eunhyuk sambil menyilangkan kaki dan menopang dagunya dengan salah satu tangannya.

“Ne?” Yixing menatap Eunhyuk bingung.

“Aku dulu adalah Ryuk.. tapi aku berhenti, ah.. ani, lebih tepatnya di berhentikan karena selalu gagal mengerjakan tugas, jadi aku bukan Ryuk lagi, dan sekarang aku berniat untuk mencari MAMA dan membantu mereka melawan Prince Marcus, kira-kira aku sekarang di sebut apa ya?” Tanya Eunhyuk sambil menatap Yixing.

“Yang anda katakan saja saya tidak mengerti, bagaimana saya bisa tau?” Jawab Yixing.

“Ah, benar, kenapa aku begitu bodoh ya?” Kata Eunhyuk kemudian menggaruk-nggaruk kepalanya, Yixing hanya mengangkat bahunya.

“Yixing-ah, apakah pemilik rumah ini sedang melakukan ritualnya?” Tanya Eunhyuk kemudian.

“N..N..Ne” Jawab Yixing tergagap.

“Hmm.. kali ini Ryuk mana lagi yang jatuh ke mantan malaikat tak bersayap itu” Guman Eunhyuk.

“Ye? Maksud anda?” Tanya Yixing yang lagi-lagi tidak mengerti.

“Aigoo… Yixing-ah, kau sudah hidup di sini selama tiga tahun tapi kau tidak tau apapun tentang pemilik rumah ini, ckckck” Kata Euhyuk sambil berdecak.

“Saya hanya menumpang disini dan saya tidak mau mencampuri urusan pribadi Leeteuk hyung”

“Hmm… Itulah salahnya dirimu, kau terlalu baik dan polos sampai tidak tau apapun” Kata Eunhyuk sambil menepuk punggung Yixing.

“Ye? Mworagoyo?” Kta Yixing dengan nada yang agak tinggi

“Oho~ tenang tenang….. Yixing-ah, kau jangan marah, itu memang kenyataan kalau kau memang sangat polos, emmm… kalau begitu akan ku ceritakan kepadamu siapa sebenarnya pemilik rumah ini..” Kata Eunhyuk sambil merangkul bahu Yixing, Euhyuk pun mulai bercerita.

“Leeteuk dulu adalah seorang malaikat, dia sangat baik hati dan di segani di kalangan malaikat di dunia atas, tapi sayangnya Leeteuk tidak mempunyai sayap sehingga membuat malaikat – malaikat lain yang iri padanya mulai mem-bully.nya, hingga akhirnya Leeteuk tidak kuat dan memutuskan untuk meninggalkan dunia atas dan pergi ke dunia pusat, di sana dia bertemu Prince Marcus yang menjanjikan padanya akan memberi dia sayap asal Leeteuk mau berubah menjadi Ryuk, Leeteuk pun menyetujuinya dan mendapatkan sebuah sayap hitam yang kokoh, tapi karena awalnya Leeteuk adalah malaikat dia tidak bisa menjadi Ryuk sepenuhnya, dia hanya bisa menjadi halfRyuk, dan agar dia bisa menjadi Ryuk dengan sepenuhnya adalah dengan menjadi pengikut setia Dark Lord yang merupakan ayah dari Prince Marcus, dan setiap malam Jum’at dia harus berhubungan dengan salah satu dari Ryuk wanita sampai tidak ada Ryuk wanita yang tersisa, dengan itu dia bisa berubah menjadi Ryuk seutuhnya, dan dari yang ku dengar saat ini masih ada seribu Ryuk wanita yang belum berhubungan dengan Leeteuk, jadi itu artinya Leeteuk masih harus berhubungan sebanyak seribu kali lagi baru bisa berubah sempurna, mungkin kau tidak percaya tapi sebenarnya umur Leeteuk itu sudah lebih dari dua puluh tiga abad”

“Ye? Jangan bercanda” Jawab Yixing tidak percaya.

“Aku tidak bercanda, ini memang kenyataan, apa kau tidak pernah merasa ada yang aneh dengan dia?” Tanya Eunhyuk, Yixing mulai terlihat berfikir.

“Terkadang…. cara Leeteuk hyung bicara seperti berasal dari waktu yang berbeda”

“Nah… itu! Dia sebenarnya hanya malaikat tua yang saat ini sedang berusaha merubah dirinya menjadi Ryuk

“Kalau anda sendiri?” Tanya Yixing pada Eunhyuk.

“Kalau aku dari awal aku di ciptakan aku memang adalah seorang Ryuk, tapi hatiku selalu menolak menjalankan segala tugas Ryuk, Ryuk tugasnya untuk menyesatkan manusia dan menutupi hati mereka dari kebaikan dan yang paling utama adalah mencari dan membunuh MAMA, tapi aku selalu tidak bisa, mungkin saja karena hatiku lembut dan tidak ada kegelapan di dalamnya sehingga aku tidak bisa melakukan kejahatan, dan hal itu membuat Prince Marcus sangat marah kepadaku dan akhirnya aku di berhentikan dan menerima hukuman untuk menjaga rumah ini” Jelas Eunhyuk panjang lebar.

“oh, lalu siapa musuh Ryuk yang dinamakan MAMA itu?”

“MAMA adalah duabelas orang terpilih dengan kekuatan yang berbeda yang bertugas melindungi Tree of Life yang merupakan pusat segala energi di jagad raya ini, karena Dark Lord ingin menguasai seluruh jagad raya maka ia berencana menguasai Tree of Life, dulu MAMA tidak ada, yang ada hanya guardian, tapi mereka mati satu persatu melawan pasukan Dark Lord dan akhirnya meninggalkan satu guardian yang akhirnya menciptakan MAMA dari Tree of Life, dengan adanya MAMA, Dark Lord bisa di kalahkan dan jantung Tree of Life kemudian di bagi dua untuk melindunginya, Dark Lord kemudian di gantikan oleh Prince Marcus, sedangkan para MAMA, mereka akan bangkit lagi ketika jagad raya sudah tidak seimbang, mereka bangkit untuk menyeimbangkan jagad raya dan menghancurkan Prince Marcus, maka dari itu aku ingin mencari mereka dan membantu mereka dan tidak ku sangka aku sudah bertemu salah satu dari mereka” Jelas Eunhyuk panjang lebar.

“Sudah bertemu? Odiyo?” Tanya Yixing penasaran.

“Kau” Jawab Eunhyuk singkat sambil menunjuk Yixing.

“Ne? Saya? Bagaimana bisa? Maldo andwe” Kata Yixing tdak percaya.

“Ya!! Aku serius, kau memang salah satu MAMA, kau adalah Healer, sang penyembuh, kau ini Unicorn!” Kata Eunhyuk sambil berteriak, mendengar Eunhyuk berteriak Yixing kemudian sedikit memundurkan badannya takut. Melihat itu Eunhyuk hanya mengerjap-kerjapkan matanya bingung.

“Ahhh… mian mian, mian aku sudah membuatmu takut, tapi aku serius kalau kau memang adalah seorang MAMA” Kata Eunhyuk yang menyadari sikap takut Yixing itu berasal dari teriakannya tadi.

Yixing menatap Eunhyuk dengan mata yang juga mengerjap-ngerjap, Yixing kemudian berdiri sambil tetap menatap Eunhyuk, Yixing kemudian berbalik dan berjalan meninggalkan Eunhyuk yang hanya menganga melihat sikap Yixing.

“Ya!!! Yixing-ah! Kalau kau tidak percaya kau bisa buktikan perkataanku dua hari lagi!!! Setelah gerhana matahari terjadi kau akan mendapatkan kekuatanmu! Kau harus percaya itu, aku tidak berbohong!!” Kata Eunhyuk sambil berteriak, sedangkan Yixing hanya terus berjalan tanpa memperdulikan perkataan Eunhyuk walaupun dia mendengarnya dengan sangat jelas.

-***-

Sudah dua hari setelah pertemuan Yixing dengan Eunhyuk, dan semenjak itu Yixing menjadi sedikit menjauh dari Leeteuk, dia takut, Yixing juga selalu menolak makan bersama dengan berbagai alasan, Yixing lebih nyaman makan sendiri di dapur atau di kamarnya, dan sudah dua hari ini Eunhyuk sedikit – sedikit menunjukkan dirinya kepada Yixing, membuat Yixing merasa semakin frustasi, Yixing pun berencana untuk keluar dari rumah ini, tapi dia belum tau kapan saat yang tepat untuk pergi.

“Kau berencana untuk pergi ya?” Tanya Eunhyuk yang tiba-tiba berada di kamar Yixing.

“Ne” Jawab Yixing singkat, saat ini Yixing memang tengah mengemas barang-barangnya.

“Kapan kau akan keluar?” Tanya Euhyuk lagi.

“Kalau itu aku juga belum tau pasti” Jawab Yixing kemudian berjalan menuju meja belajarnya, dia membuka laci dan mengambil tabungan yang ada di dalamnya, Yixing mengembuskan nafas beratnya.

“Semoga ini cukup” Guman Yixing kemudian memasukkan tabungannya ke dalam tas.

“Kau tidak berencana pergi hari ini ‘kan?” Tanya Euhyuk lagi.

“Aniyo, hari ini aku rasa masih bukan saat yang tepat”

“Memang hari ini bukan hari yang tepat” Kata Eunhyuk, Yixing duduk di kasurnya kemudian menatap Eunhyuk dengan tatapan ‘apa maksudmu?’. Eunhyuk yang melihat tatapan Yixing kemudian duduk di sebelah pemuda berlesung pipi itu.

“Hari ini bukan hari yang tepat karena hari ini kau akan mendapatkan kekuatanmu, jadi jangan pergi kemana-mana karena aku tidak bisa menjagamu di luar rumah ini, kau tau kan kalau jiwaku masih di segel di rumah ini?” Yixing hanya mengangguk mengerti.

“Yixing-ah…” Panggil Eunhyuk.

“Ne?”

“Sebentar lagi…” Kata Enhyuk kemudian menunjuk ke arah matahari yang terlihat dari kamar Yixing, terlihat oleh Yixing sebuah bayangan hitam yang mulai bergerak menutupi matahari.

“Kenapa aku gugup?” Yixing berkata pada dirinya sendiri.

“Tenanglah, aku ada di sampingmu, kalau kau kenapa-kenapa aku masih bisa melindungimu selama kau masih di rumah ini” Kata Eunhyuk sambil menepuk-nepuk punggung Yixing, Yixing sedikit merasa tenang.

Tapi rasa tenang Yixing tidak bertahan lama, Yixing mulai merasakan sakit di dalam dadanya yang bertubi-tubi, dia mencengkeram dadanya kuat-kuat, Yixing bahkan sampai terjatuh dari tempat tidurnya, Eunhyuk hanya diam melihat Yixing yang kesakitan, Eunhyuk tau kalau ini memang prosesnya, Eunhyuk hanya sedikit khawatir saat matahari tertutupi dengan sempurna Yixing tidak mampu lagi menahan rasa sakit, dan ternyata kekhawatiran Eunhyuk terjadi, saat matahari benar-benar tertutupi Yixing berteriak dengan sangat keras kemudian pingsan.

Eunhyuk kemudian membopong Yixing yang tidak sadarkan diri ke atas tempat tidurnya, sebuah cahaya keluar dari tangan kanan dan leher kanan Yixing, Eunhyuk tersenyum, itulah tandanya, tanda seorang MAMA. Eunhyuk kemudian mengambil sebuah botol kecil dari sakunya kemudian membau-baukannya ke hidung Yixing, tidak perlu waktu lama, Yixing akhirnya sadar, Yixing langsung terduduk waktu dia sadar, dia menatap Eunhyuk dengan tatapan yang meminta penjelasan, Eunhyuk yang mengerti arti tatapan Yixing kemudian menarik tangan kanan Yixing dan menunjukkan symbol unicorn yang ada di tangan Yixing.

“Itu tandanya…” Kata Eunhyuk singkat, Eunhyuk kemudian berjalan dan mengambil anggrek bulan yang layu yang ada di jendela kamar Yixing.

“Hidupkan anggrek ini…” Perintah Eunhyuk kepada Yixing.

“Ye? Bagaimana aku melakukannya?” Tanya Yixing.

“Terserah..” Jawab Eunhyuk singkat.

Yixing kemudian mengehembuskan nafas berat, Yixing mencoba menggerakkan tangannya, dari tangannya keluar sesuatu seperti butiran kristal yang berkilauan, sangat mengagumkan, dan yang lebih mengagumkan lagi adalah bunga anggrek yang tadi layu itu kini segar kembali, kelopaknya bahkan mengembang dengan sangat indah.

“Itulah dirimu Yixing…. Kau adalah Healer” Kata Eunhyuk pada Yixing.

“YIXING-AH!!!!!! TOLONG AKU!!!!” Teriak Leeteuk dari lantai bawah, mendengar itu Yixing segera turun dari ranjangnya berniat menuju Leeteuk, tapi tangan Yixing ditahan oleh Eunhyuk, Yixing menatap Eunhyuk tidak mengeti.

“Tutupi lambangmu dulu, kalau Leeteuk tau kau adalah MAMA maka dia akan langsung membunuhmu” Kata Eunhyuk yang sukses membuat mata Yixing melebar.

Yixing kemudian segera mengambil sarung tangan dan syalnya, dia kemudian berlari kencang ke lantai bawah untuk melihat apa yang terjadi dengan Leeteuk, Yixing sampai di lantai bawah dan melihat Leeteuk tergeletak dengan tubuh yang memar dan membiru, dari mulutnya juga keluar banyak darah, Yixing segera menolong Leeteuk dan membopongnya menuju kamar, Yixing kemudian membersihkan darah dari mulut Leeteuk dan mengompres memar Leeteuk dengan es.

“Leeteuk hyung, apa yang sebenarnya terjadi?” Tanya Yixing sambil terus mengompres lebam yang menghiasi sekujur tubuh Leeteuk.

“Ini semua karena gerhana Dragon, gerhana Dragon yang membuatku terluka seperti ini, aku bersumpah jika aku bertemu salah satu MAMA aku akan langsung membunuh mereka!” Ucap Leeteuk dengan mata yang berkilat merah. Yixing kaget, tanpa sadar dia menghentikan aktivitasnya mengompres memar Leeteuk.

“Kenapa kau berhenti mengompresku Yixing-ah? Dan kenapa kau memakai syal dan sarung tangan?” Tanya Leeteuk yang menyadari keanehan Yixing.

“Ahh… saya hanya teringat dengan tugas yang belum saya kerjakan hyung, saya belum mengerjakannya karena badan saya sedikit sakit, maka dari itu saya saat ini memakai syal dan sarung tangan” Jawab Yixing berbohong.

“Jinjja? Kalau begitu kau istirahat saja, biar aku mengompres memarku sendiri” Kata Leeteuk kemudian.

“Ah ne..” Kata Yixing kemudian segera keluar dari kamar Leeteuk, dia berlari menuju kamarnya dan menenggelamkan wajahnya ke dalam bantal.

-***-

Sudah dua hari Yixing memutuskan untuk tidak masuk sekolah karena dia harus merawat Leeteuk, Yixing merawat Leeteuk dengan sangat baik dan cekatan walaupun Yixing sebenarnya sangat takut, takut ketahuan Leeteuk kalau dia adalah salah satu MAMA, saat ini Yixing menyuapi Leeteuk, sambil di suapi Leeteuk menceritakan segala sesuatu tentang Dark Kingdom dan illuminati, Leeteuk juga mengajak Yixing untuk bergabung di dalamnya, tapi Yixing hanya menanggapi cerita Leeteuk dengan senyuman, saat makanan Leeteuk habis Yixing berniat ingin membawanya ke dapur tapi di tahan oleh Leeteuk.

“Yixing-ah…” Panggil Leeteuk sambil menarik syal Yixing, tanpa sengaja syal Yixing terjatuh sehingga membuat tanda hexagon di leher Yixing terlihat oleh Leeteuk, mata Leeteuk melebar dan berkilat merah melihat tanda itu, sedangkan Yixing hanya mematung dan tidak bergerak, kakinya seakan kehilangan otot-otonya.

“Yixing-ah kau….” Leeteuk tidak meneruskan kata-katanya tapi dia malah langsung mencekik leher Yixing.

“Leeteuk hyung….” rintih Yixing, Yixing menatap ke dalam mata Leeteuk yang berkilat-kilat merah, sebulir air bening keluar dari mata Yixing, Yixing berpikir ini adalah akhir dari hidupnya, Yixing menutup mata sampai akhirnya Yixing mendengar suara pukulan keras dan tangan Leeteuk yang mencengkram lehernya terlepas.

Yixing membuka matanya dan melihat Leeteuk terpelanting kebawah, Yixing juga melihat Eunhyuk dengan sayap hitam di sebelah kiri dan sayap putih di sebelah kanan punggungnya. Leeteuk kemudian berdiri dan mengusap bibirnya yang berdarah, dia menatap Eunhyuk dengan penuh amarah matanya berubah warna menjadi merah.

“Yixing-ah… kau pergi saja sekarang, aku akan melawan malaikat setengah iblis ini” Perintah Eunhyuk tanpa menatap Yixing, Eunhyuk hanya menatap Leeteuk yang matanya semakin merah dan hampir berwarna hitam kelam semuanya.

“Tapi Eunhyuk hyung…..”

“Ah palli pergilah!!! Dia tidak ada apa-apanya denganku! Saat ini dia lemah karena efek dari gerhana Dragon, kau jangan khawatirkan aku, cepat pergi!” Bentak Eunhyuk.

Yixing kemudian segera berlari menunju kamarnya kemudian mengambil seluruh barang yang sudah dia siapkan, Yixing berlari ke lantai bawah melihat untuk keadaan Eunhyuk sebelum pergi, Yixing kaget melihat Eunhyuk saat ini sudah berlumuran darah, Yixing ingin menolong tapi Eunhyuk melarangnya.

“Jangan mendekat!!!! Kau cepatlah pergi sebelum dibunuh malaikat setengah iblis ini!!! Ambil kalungku dan gunakanlah untuk teleportasi, tapi teleportasinya hanya dapat di gunakan sekali! Jadi pikirkan baik –baik tempat mana yang ingin kau tuju!” Kata Eunhyuk sambil melemparkan sebuah kalung kepada Yixing, Yixing menangkapnya dengan tepat.

“AAKKKKHHH!!!” Tiba-tiba suara teriakan Eunhyuk terdengar, ternyata dada Eunhyuk tertusuk bulu perak Leeteuk.

“EUNHYUK HYUNG!!!” Teriak Yixing dan lagi-lagi dia berniat menolong Eunhyuk.

“JANGAN MENDEKAT KU BILANG!!!!! CEPAT PERGI!!! SEKARANG!!!!” Bentak Eunhyuk sambil menahan Leeteuk walaupun dari tadi dadanya mengeluarkan darah.

Yixing akhirnya mundur, dia mengusap air matanya yang tiba-tiba keluar tanpa sepengetahuannya, dia menggenggam kalung Eunhyuk dan dalam sekajap Yixing sudah tidak ada, sedangkan Eunhyuk hanya menyeringai kepada Leeteuk.

“Kau lihat Leeteuk…. aku bisa menyelamatkannya darimu….” Kata Eunhyuk lirih, dia kemudian menutup matanya dan terjatuh, dia berubah menjadi butiran debu.

Leeteuk yang melihat itu hanya bisa berteriak dan mengacak-acak rambutnya, kedua sayap hitamnya keluar, matanya berapi-api, dua buah taring muncul di giginya, dan tanpa ia sadari dia membakar kamarnya sendiri.

Di sisi lain, Yixing berteleportasi di depan sebuah rumah yang seperti terbuat dari kaca, Yixing menangis di depan rumah kaca itu dengan keras hingga membuat dadanya sakit, Yixing pun akhirnya pingsan, tiba-tiba dua orang muncul dan melihat Yixing yang pingsan, dada kedua orang itu terasa sakit, segera saja dua orang itu menghampiri orang yang pingsan di depan rumah mereka, saat mereka menyentuh tubuh pingsan Yixing rasa sakit di dada mereka menghilang, mereka kemudian melihat lambang hexagon di leher Yixing dan lambang unicorn di tangan kanannya, kedua orang itu pun tersenyum lebar.

“Dia adalah salah satu dari kita….” Kata salah satu dari mereka.

-TBC-

Akhirnya pengenalan  karakter selesai~~~

Yaaayyyy!!! *kayang bareng Sehun

Chapter 1 akan segera di publish sekitaran minggu ini, di tunggu ya 😀

Iklan

19 thoughts on “History of MAMA : Character Profile : Zhang Yixing : “A Kind Healer”

  1. omg !!!
    sabar yy
    mdah”an yng plagiat dpet blesan.a
    aamiin

    eunhyuk oppa, kau mnyelamatkn uri Yixing
    leeteuk oppa, tega.a dirimu !!!
    MAMA sdah tkmpul, lalu bgaimna pjlanan mreka slnjut.a ??
    hehehe
    hwaiting !!!

  2. Ping-balik: Acha's Blog | History of MAMA Chapter 1

  3. Ping-balik: History of MAMA Chapter 2 | Acha's Blog

  4. Ping-balik: History of MAMA Chapter 3 | Acha's Blog

  5. Ping-balik: History of MAMA Chapter 4 | Acha's Blog

  6. fiuh……akhrnya slesai jg bc prolog※lep kringet※
    daebak, crta.a kren. beda dr yg lain,smua cast pnya krakter yg beda…※^^b
    mian, aku bc gak permisi dlu n mian,coz bru komen diakhr prolog…^^v
    slam knal aja n s’kalian aq mnt izn wat ngubek2 librarynya ya……^^…yehet…^^
    gomawo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s