History of MAMA Chapter 2

MAMA 1

History of MAMA

Title : History of MAMA

Author : lee_acha96 a.k.a @Cha_FishyHae

Genre : Fantasy, Brotherhood, Friendship, Family, Action(?)

Lenght : Chaptered.

Cast : EXO Member and other (find by yourself)

-History of MAMA Chapter Two-

Summary :

“Yixing ge adalah salah satu keturunan dinasti Huang, ibunya adalah kakak perempuan dari baba”

-***-

A/N:

Rencananya sih kemaren mau publish, tapi berhubung kemaren Author kecapekan karena sekolah Author tuh mulai jam 7 pagi – jam 5 sore, jadi abis maghrib Author krtiduran, hahahaha 😀

Di part ini mungkin ada bagian yang bikin readers bingung, tapi akan di jelaskan kok pada part-part selanjutnya 😀 tapi gatau part berapa, hahahaha *evil laugh*

Character Profile : Chanyeol, Kris, Suho, Kai, D.O, Luhan, Sehun, Xiumin, Chen, Tao, Baekhyun, Lay

Part Sebelumnya -> Chapter 1

Typo(s) everywhere

Happy Reading ^^

-***-

Yoona dan Luhan sedang berada di balkon atas, mereka berdua melihat bulan yang sedang penuh, dari tubuh Yoona berpendar cahaya biru lembut.

“Noona….” Panggil Luhan.

“Mwo?” Jawab Yoona dengan menatap Luhan.

“Aniyo….” Kata Luhan sambil menggeleng.

“Mwoya…. katakan saja kalau kau ingin mengatakan sesuatu” Kata Yoona sambil menepuk pundak Luhan.

“Ani.. itu.. em… sebenarnya aku penasaran dengan satu hal, aku hanya ingin bertanya… kenapa aku bukan manusia? Aku kan punya ayah dan ibu” Mendengar pertanyaan Luhan, Yoona hanya menghembuskan nafas berat.

“Mereka juga bukan manusia”

“Mwo?” Luhan kaget mendengar jawaban Yoona.

“Mereka hanyalah jiwa guardian yang menjaga para MAMA, mereka akan menghilang secara perlahan dari kehidupan kalian, jiwa para guardian itu tidak akan mengingat siapa mereka sebenarnya mereka ketika berada di dunia, mereka akan hidup normal seperti manusia lainnya, kalau kau bertemu dengan MAMA lain mereka mungkin akan mengatakan orang tua mereka meninggal ataupun ada di tempat yang terpisah dari mereka, bahkan mungkin mereka akan mengatakan kalau mereka tidak punya orang tua, tapi sejujurnya itu hanyalah kamuflase kalian selama hidup di bumi sebelum kalian terpilih, dan kalian akan berpisah dengan mereka secara perlahan baik sebelum terpilih ataupun sesudah terpilih”

“Kalau begitu… apa aku tidak bisa bertemu dengan orang tuaku lagi?” Tanya Luhan dengan raut wajah khawatir.

“Kau masih bisa bertemu dengan mereka, tapi kau akan bertemu mereka dalam bentuk yang lain, dan kau hanya akan bertemu mereka di Sanguinets, bukan di bumi”

“Dalam bentuk lain?”

“Emm-mm, mereka tidak akan berwujud manusia, tapi berwujud sebagai guardian, dan memori mereka tentang bagaimana hidup mereka di dunia akan dihapuskan”

“oh…” Luhan hanya ber’oh’ ria.

“Keudae noona, meskipun mereka sudah kembali ke wujud guardian mereka apakah mereka masih mengingat siapa kita?” Tanya Luhan lagi.

“Itu tergantung pilihan kalian” Jawab Yoona singkat.

“Tergantung pilihan kami?” Tanya Luhan tidak mengerti.

“Jika di dalam hati kalian masih tersisa kasih sayang untuk mereka, mereka akan mengingat kalian sebagai ‘anak’nya walaupun nanti kalianlah yang memimpin mereka, sebaliknya jika dalam hati kalian hanya tersimpan dendam dan kebencian kepada mereka, mereka hanya akan berubah menjadi butiran debu karena telah gagal menjaga kalian, karena mereka hanyalah… guardian yang masih di beri kesempatan hidup oleh Tree of Life

“Kalau begitu Sehunie…” Ucap Luhan lirih sambil menatap Yoona, Yoona mengangguk.

“Dia sangat menyayangi dan merindukanku, kemunculanku di hadapan kalian saat ini memang karena kerinduan Sehun dan juga…. karena nanti guardian Aiden yang akan mengarahkan kalian untuk berperang dan mengembalikan jantung Tree of Life, maka saat ini aku yang harus mengarahkan kalian di bumi sampai saat kalian berada di Sanguinets, guardian Aiden adalah kekasih abadiku, dia….. dia adalah ‘Papa Sehun” Kata Yoona sambil menatap bulan lagi.

“Kata noona, noona akan hidup normal seperti manusia biasa saat menjadi orang tua Sehun, tapi kenapa noona masih menyadari siapa noona sebenarnya?” Tanya Luhan.

“Ada pengecualian untukku dan Aiden karena Aiden adalah yang menciptakan kalian”

“Kalau begitu, dimana guardian Aiden saat ini? Kenapa dia tidak memunculkan dirinya sama seperti noona?”

“Apa kau lupa kalau dia telah berubah menjadi butiran debu? Bukankah kau melihatnya di pikiranku?”

Luhan terkisap, dia menjadi merasa bersalah.

“Dulu saat aku dan Aiden masih menjadi orang tua Sehun, yang hidup hanya jiwa kami, dan saat kami di pisahkan dari Sehun, Aiden kembali menghilang, sedangkan aku merubah wujudku menjadi rusa, tapi setelah gerhana Phoenix terjadi dan salah seorang MAMA telah terpilih aku merubah wujudku untuk mencarimu untuk menemukan Sehun dan pecahan jiwa Aiden”

“Pecahan jiwa?”

“Aiden membagi jiwanya menjadi beberapa bagian karena dia tau kalau dia akan terbunuh saat perang dulu, maka dari itu mencarimu dan menyuruhmu menemui Sehun untuk mencari jiwa Aiden bersama-sama dan membangkitkannya, selain itu aku juga ingin mengembalikan senyum Sehun yang menghilang karena telah kehilangan orang tuanya pada usia yang masih begitu muda” Jelas Yoona panjang lebar.

“Tapi aku tidak tau apa-apa” Jawab Luhan

“Kau dan Sehun akan tau caranya” Kata Yoona singkat, Yoona melihat bulan lagi, membuat cahaya biru yang berpendar dari tubuh Yoona makin terang.

“Keundae Luhan-ah..”

“Ye?” Jawab Luhan sambil melihat Yoona.

“aku mohon jangan katakan apapun pada Sehun ataupun MAMA lain tentang ini… aku akan memberitahu mereka sendiri jika sudah tiba waktunya..” Luhan hanya mengangguk mengerti.

-***-

Kris, Chanyeol dan Jongdae sedang berada di sebuah restoran saat ini, mereka memutuskan untuk makan siang bersama, sikap Jongdae masih sama, dia masih diam saja, dia tidak akan berbicara jika tidak di tanya.

“Jongdae-ah..” panggil Chanyeol, Chanyeol berinisiatif untuk membuat Jongdae bicara.

“Hmm?” Jawab Jongdae singkat.

“Sebenarnya kau dan Hyemi ada hubungan apa dulu?” Tanya Chanyeol.

“Dulu aku sempat mempunyai hubungan spesial dengan dia, tapi sekarang sudah berakhir”

“Wae?”

“Dia tanpa sengaja membuat ayahku makan makanan pedas sehingga membuat ayahku sakit, sejak saat itu aku tidak pernah mau menemuinya lagi”

“Ah… begitu rupanya” Chanyeol mengangguk mengerti.

“Wae? Apa kau menyukai dia?”

“Tentu saja tidak” Jawab Chanyeol santai.

“Lalu kenapa kau menanyakannya?” Tanya Jongdae curiga.

“Karena aku hanya ingin membuatmu bicara” Jawab Chanyeol dengan memasang wajah tak bersalah.

“YAKKK!!!!” Teriak Jongdae keras yang di iringi tatapan dari seluruh pengunjung restoran, sadar akan tatapan para pengunjung, Jongdae kemudian membungkukkan badanya.

“jweseonghamida…” Kata Jongdae pelan sambil tersenyum dengan terpaksa kepada seluruh pengunjung.

Kris dan Chanyeol yang melihat itu hanya tertawa geli, Chanyeol bahkan memukul lengan Kris karena dia menganggap ekspresi Jongdae tidak ada bedanya dengan orang bodoh, sedangkan Jongdae, dia kemudian duduk kembali di kursinya sambil menatap Chanyeol yang masih tertawa, Jongdae meberikan death glare-nya kepada Chanyeol.

“Jongdae-ah… neo jinjja babo gatte (Kau benar-benar seperti orang bodoh), bwahahaha” Kata Chanyeol sambil tertawa, Chanyeol kemudian memegang perutnya yang terasa sakit akibat terlalu lama tertawa.

Tiba-tiba ponsel Kris berdering, Kris melihat ponselnya kemudian menjawab panggilan yang masuk.

“Yoboseyo?”

“oe.. Suho-ah, wae?”  Mendengar nama Suho di sebut Chanyeol dan Jongdae kemudian mengalihkan perhatian mereka kepada Kris.

“Geurae?”

“Arrasseo, aku, Chanyeol dan Jongdae akan segera ke rumahmu” Kris mematikan sambungan teleponnya dan memasukkan ponselnya ke saku, Kris kaget ketika Chanyeol dan Jongdae memberinya tatapan yang intens.

“Kenapa kalian menatapku seperti itu?” Tanya Kris sambil menjauhkan wajahnya.

“Kami hanya ingin tau apa yang Suho hyung katakan” Kata Chanyeol yang di sertai anggukan dari Jongdae.

“Dia hanya mengatakan kalau dia bertemu seorang MAMA lagi”

“Jinjja??” Ucap Chanyeol dan Jongdae bersamaan, Kris hanya mengangguk.

“MAMA yang mana hyung?” Tanya Chanyeol.

“Beast” Jawab Kris singkat.

“Beast? Uwahh… pasti dia sangat kuat, aku penasaran seperti apa rupanya, aku ingin segera bertemu dengan dia” Ucap Chanyeol dengan wajah berseri-seri.

“Kalau begitu bagaimana kalau sekarang kita langsung ke rumah Suho?” Tawar Kris.

“Ne hyung..” Jawab Jongdae.

Kris, Chanyeol dan Jongdae kemudian meluncur ke rumah Suho, Kris duduk di kemudi sedangkan Chanyeol dan Jongdae berada di belakang, Chanyeol terus saja mengajak Jongdae bercanda dan akhirnya Jongdae terbawa dan menanggapi candaan Chanyeol, sesekali malah Jongdae yang membuat candaan, Kris yang melihat kedua dongsaengnya dari kaca mobil hanya tersenyum, dia bersyukur karena Jongdae kini bisa tersenyum ceria.

“Chanyeol-ah” Panggil Kris tiba-tiba.

“Yee?” Jawab Chanyeol dari belakang.

“Kau adalah Happy Virus” Ucap Kris sambil tersenyum.

Chanyeol tidak menjawab, dia hanya melanjutkan candaannya dengan Jongdae, tidak lama kemudian mereka sampai di rumah Suho, Kris memarkirkan mobilnya terlebih dahulu kemudian memencet bel rumah Suho, wajah Suho muncul lewat interkom.

“Suho-ah.. ini aku” Ucap Kris.

“Tunggu sebentar” Jawab Suho.

Tidak lama kemudian pintu rumah Suho terbuka, Kris, Chanyeol dan Jongdae masuk ke dalam rumah, begitu masuk ke dalam rumah Suho, dada ketiganya langsung terasa sakit, Chanyeol dan Jongdae saling menatap kemudian saling tersenyum satu sama lain.

“Here it’s… another MAMA, I can feel it” Kata Chanyeol kemudian berlari ke ruang tengah rumah Suho yang diikuti oleh Jongdae.

Chanyeol dan Jongdae melihat seorang namja di ruang tengah Suho, mereka berjalan mendekatinya, seperti yang sudah mereka ketahui semakin mereka dekat dada mereka akan makin sakit, tapi mereka tidak memperdulikannya, Chanyeol dan Jongdae kemudian menepuk bahu namja itu bersamaan, namja itu kaget kemudian menoleh, dia hanya memberikan blank face kepada Chanyeol dan Jongdae, sebaliknya, Jongdae dan Chanyeol memberikan senyum yang sangat lebar kepada namja yang ada di depan mereka.

“Anneyeong!” Sapa Chanyeol dengan mengangkat satu tangannya.

-***-

Tao menangis di pangkuan Yixing, Yixing hanya menenangkan Tao dengan mengelus-elus punggung Tao.

“Dui bu qi, ge…hiks hiks (Mianhae, hyung)”

“Mei guan xi… (gwenchana), itu bukan salahmu Tao Er” Kata Yixing sambil menepuk-nepuk pantat Tao.

“Emm… jweseonghaeyo.. bisakah kalian berbicara dengan bahasa yang aku mengerti? Aku sama sekali tidak mengerti apa yang kalian bicarakan dari tadi, hehe..” Kata Baekhyun sambil mengusap-usap rambutnya, Tao kemudian bangun dan duduk tegap, dia mulai bercerita.

“Sebenarnya… Yixing ge adalah salah satu keturunan dinasti Huang, ibunya adalah kakak perempuan dari baba, dia di nikahkan dengan pangeran kerajaan Xia, tapi sayangnya bibiku tidak bisa hamil dan akhirnya di ceraikan, setelah itu bibiku kembali menikah, tapi tidak dengan keturunan kerajaan, melainkan dengan orang biasa dan bibiku bisa hamil, keluargaku sangat menentang pernikahan dan kehamilan bibi, mereka mengusir bibi dari kerajaan, namanya bahkan di hapus dari silsilah dinasti Huang.

Beberapa tahun kemudian aku di pertemukan dengan Yixing ge secara tidak sengaja dan akhirnya kami mengetahui bahwa kami saudara, aku meminta kepada baba agar Yixing ge di rawat di kerajaan, tapi permintaanku hanya membawa petaka bagi keluarga Yixing ge, tempat persembunyian keluarga Yixing ge akhirnya di temukan dan ayahnya di bunuh oleh abdi kerajaan, sedangkan bibiku, Huang Mei Sha, dia bunuh diri karena suaminya di bunuh.

Aku masih ingat bagaimana Yixing ge menangis di samping mayat kedua orang tuanya, aku kemudian berjalan ke arahnya dan memberikannya beberapa bunga melati, Yixing ge hanya menerimanya dengan wajah yang penuh air mata, saat aku ingin memeluk Yixing ge, abdi kerajaan menyeretku pergi, saat itu aku masih berumur lima tahun, sedangkan Yixing ge tujuh tahun” Cerita Tao panjang lebar, mata Tao berkaca-kaca, begitu pula Yixing, sedangkan Baekhyun hanya mengangguk mengerti.

“Jadi Tao dan Yixing hyung sepupu?” Tanya Baekhyun.

“Hmm-mm” Jawab Tao kemudian memeluk Yixing, Yixing hanya mengelus rambut adiknya yang sudah sangat lama tidak dia temui.

“Kanapa kalian seperti pasangan suami – istri?” Kata Baekhyun spontan.

“YAAAKKK!!!!” Teriak Tao.

Baekhyun langsung meloncat ke atas sofa karena teriakan Tao, Bekhyun kemudian memasang senyum tepaksanya kemudian berlari kencang ke dalam rumah.

“Aku akan masak!! Kalian lanjutkan saja kencan kalian!!! Hahahaha” Teriak Baekhyun dari dalam.

“Yaakk!!!! Byun Baekhyun!!! Lihat saja nanti, aku akan menendangmu dengan jurus wushuku!!!” Teriak Tao.

“Aku tidak dengar!!!!” Jawab Baekhyun.

“BYUN BAKHYUUUUUNNNNN!!!!!!!!” Teriak Tao makin kencang, dia berdiri dan bersiap ke Baekhyun, tapi Yixing mencegahnya.

“Sudahlah, Tao Er, lagi pula dia hanya bercanda, apa kau tidak mau bernostalgia dengan gege?” Tawar Yixing. Tao mengembuskan nafasnya kemudian duduk lagi.

“Baiklah, tapi ge, jangan panggil Tao Er lagi, aku risih, cukup panggil Tao saja”

“Hao” Kata Yixing sambil tersenyum, dia kemudian mengelus rambut hitam Tao.

-***-

Minseok dan Jongin saat ini di kepung oleh polisi di dalam rumah mereka, tapi Minseok dan Jongin terlihat santai saja, beberapa saat kemudian udara di dalam rumah Jongin dan Minseok mulai berubah menjadi sangat dingin, perlahan tapi pasti semua yang ada di rumah itu mulai membeku, kecuali Jongin dan Minseok, Minseok hanya menyeringai melihat polisi yang panik dan bingung kenapa karena tubuh mereka yang tiba-tiba membeku, kecuali namja berwajah cantik itu, dia bersikap seolah tidak terjadi apa-apa, dia malah memainkan kukunya yang lentik.

Saat semua sudah membeku, Jongin memegang para polisi beku itu kemudian menteleportasinya ke suatu tempat yang jauh, dan dalam sekejap Jongin sudah kembali dari misinya untuk ‘membuang’ polisi yang akan menangkap mereka, kini di rumah mereka hanya tersisa seorang namja cantik yang tadi memainkan kukunya, dia juga di bekukan oleh Minseok.

“Hyung… kita apakan Kim Heechul ini?” Tanya Jongin pada Minseok, ternyata namja cantik itu bernama Kim Heechul.

“Molla, apa kita buang dia kutub utara saja?”

“Aku pikir itu ide yang bagus” Kata Jongin menyetujui usulan Minseok.

“Tapi aku rasa itu bukan hal yang benar” Tiba-tiba mereka mendengar suara Heechul, otomatis Minseok dan Jongin menolehkan wajah mereka ke es Heechul.

Heechul menatap mereka dari dalam es kemudian menyeringai, mata Heechul berkilat merah sebentar, tiba-tiba es yang di buat Minseok perlahan mencair, Heechul pun berjalan mendekati Minseok dan Jongin, bola matanya berubah menjadi merah.

“Kalian kaget bukan? Tapi bukankah itu memang sudah seharusnya, perkenalkan, aku Kim Heechul, salah seorang Ryuk andalan dari Dark Kingdom” Kata Heechul kemudian melipat tangannya.

Tiba-tiba sebuah hembusan angin yang cukup kencang masuk ke dalam rumah Jongin dan Minseok, dan dari hembusan angin itu keluar Onew, Onew menatap Heechul dengan tatapan penuh kebencian, bola mata Onew berubah menjadi biru.

“oho~ rupanya ada bagian jiwa Aiden di sini, untuk apa kau melindungi mereka kalau nanti kau yang akan di musnahkan agar Aiden kembali terwujud? Apa kau tidak ingin hidup?”

“TUTUP MULUTMU!!!” Bentak Onew.

“Wae? Bukankah itu kenyataan?” Ucap Heechul dengan memasang wajah tidak bersalah.

“AKU BILANG TUTUP MULUTMU!!” Bentak Onew lagi, kali ini cahaya biru berpendar dari tubuhnya.

“oho~ sepertinya kau marah” Heechul makin gencar menggoda Onew.

Tiba-tiba barang di dalam rumah itu melayang dan bersiap menyerang Heechul, tapi hanya dengan satu jentikan jari Heechul membuat semua barang itu kembali ke tempat semula, rambut Heechul yang awalnya berwarna kuning berbah warna menjadi berwarna merah, dari tubuhnya berpendar cahaya berwarna hitam di sertai dengan keluarnya dua sayap hitam dari punggungnya.

Jongin dan Minseok yang dari tadi hanya melihat mencoba untuk menolong Onew, Minseok mencoba untuk membekukan Heechul sedangkan Jongin berusaha untuk membawa Onew berteleportasi bersamanya, tapi rancana mereka gagal, Minseok bahkan tidak bisa membekukan Heechul, Minseok kemudian memegang tangan Jongin dan menatap Jongin dengan tatapan takut, seumur hidup Minseok, baru kali ini dia merasa takut.

Mata Heechul kian memerah, dia kemudian mengarahkan tangannya ke arah Jongin dan Minseok, Onew yang menyadari apa yang akan terjadi kemudian berlari menutupi Jongin dan Minseok dengan tubuhnya, bertepatan dengan itu, sebuah tembakan sinar merah meluncur mengenai punggung Onew, Onew pingsan seketika dan jatuh di badan Jongin, melihat Onew pingsan, Jongin segera memeluknya Jongin kemudian memegang tangan Minseok dan berteleportasi, meninggalkan Heechul yang wujudnya kini telah berubah, meninggalkan rumah yang kini telah porak poranda.

Di sisi lain, ketika Onew terkena serangan Heechul, Ryeowook juga pingsan, Kris langsung membopong tubuh Ryeowook dan membaringkannya di tempat tidur Suho, dia kemudian menatap Suho dengan wajah penuh pertanyaan.

“Kenapa Ryeowook hyung tiba-tiba pingsan?” Tanya Kris, Suho hanya menggelengkan kepalanya tidak mengerti.

Hal yang sama terjadi pada Yoona, Yoona sedang mempersiapkan makanan Sehun dan Luhan ketika Onew di serang, Yoona juga pingsan sehingga menyebabkan piring yang di pegangya terjatuh dan pecah, Sehun dan Luhan yang mendengar suara benda pecah langsung berlari ke arah dapur dan mendapati Yoona yang tergeletak pingsan.

“Mama!!!!” Teriak Sehun kemudian berlari dan memangku Yoona, Luhan juga berlari kemudian membantu Sehun untuk membopong tubuh Yoona ke sofa.

Sehun menangis sambil memangku tubuh Yoona, dia berkali-kali mengusap pipi Yoona berharap Yoona terbangun.

“Mama… ironayo…hiks hiks” Tangis Sehun sambil menggenggam tangan Yoona, Luhan hanya menenangkan Sehun dengan mengusap-usap punggung Sehun.

Tidak lama kemudian Yoona mulai mengerjapkan matanya dan mulai sadar perlahan – lahan, Yoona mencoba bangkit, Sehun membantu Yoona untuk duduk.

“Mama gwenchanayo? Odi Appo? (Mana yang sakit?)” Tanya Sehun khawatir sambil memegang pipi Yoona dengan kedua tangannya, dia juga mengukur suhu tubuh Yoona dengan meletakkan telapak tangannya di kening Yoona.

“Mama baik – baik saja Sehunie” Kata Yoona.

“Lalu kenapa noona tiba-tiba pingsan?” Tanya Luhan.

“Karena…. salah satu pecahan jiwa Aiden terluka”

 

 

 

-TBC-

Iklan

82 thoughts on “History of MAMA Chapter 2

  1. Huaa..akhirnya part 2 muncul juga..
    Yoonhunhan juga makin bnyak partnya.. gomawo chingu…. wahh.. makin seru ceritanya.. ditunggu part 3.nya.. jgan lama2 ya chingu.. fighting !!…

  2. OMO!!
    sehun-ie anak.a YoonHae kh ??
    aiden itu donghae kh ??
    #sotoy

    baekkie-ya, jgn macam” dg uri panda, Tao !!
    onew oppa, gwaenchanha ??
    kim heechul ??
    omo, bahaya !!!

    lanjut 🙂

  3. Aww maaf baru buka yaampun Lay kamu kasian bgtz sih
    ini jdi kayak asal mula nama happy virus chanyeol dan juga troll chen atau juga blank face D.O LoL

  4. Ping-balik: History of MAMA Chapter 3 | Acha's Blog

  5. Ping-balik: History of MAMA Chapter 4 | Acha's Blog

  6. Ping-balik: Acha's Blog

  7. Ping-balik: History of MAMA Chapter 6 | Acha's Blog

  8. Ping-balik: History of MAMA Chapter 7 | Acha's Blog

  9. Ping-balik: History of MAMA Chapter 8 | Acha's Blog

  10. Ping-balik: History of MAMA Chapter 9 | Acha's Blog

  11. kayaknya kurang pas ngebayangin yoona eonni jadi mamanya sehun. padahal cmn selisih 4 tahun. hiks……………………………………………………

  12. Huwaaaa *teriakhisteris*
    Aku tiba-tiba nyasar di blog ini thor dan cuss baca ff ini 😀 *gaktanya :p* Telattt bingittss .
    Sebenernya aku baca ff ini juga karena ada Yoona eonni. Hehe I like all about her ❤
    *b.inggrisgagal-_-*
    Lanjut yah thorr ;-). Jangan lupa perbanyak ff tentang Yoona eonni ne author yang 'yeppeo' 😀 *modus*
    Fighting!!

    Let's Share Happy Virus of Yoona ❤

  13. Oh.. Begitu cerita?
    Knpa yoona sama sehun bisa kepisah..
    Dan aiden ayah sehun itu sudah meninggal
    Dan dpt dibangkitkan lagi bila kedua jiwanya
    Sudah ditemukan
    Itu berarti jiwanya aiden itu ada sama onew dan ryewook dong.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s