[1st] – Angel

2nd

Title : Angel

Author : Heen Doongie a.k.a @Cha_FishyHae

Lenght : Chaptered

Genre : Fantasy

Cast :

  • EXO’s Kim Jongin a.k.a Kai
  • EXO’s Do Kyungsoo a.k.a D.O
  • Other (Find By Yourself)

-***-

A/N :

Author membawa ff baru dengan jdul ‘Angel’

FF ini terinsipirasi dari tata nama senyawa Kimia waktu Author P.I.B Kimia buat UNAS, hahaha, makanya, istilah-istilah asing disini pake’ tata nama senyawa Kimia, puhahaha

Be Aware with Typo(s)

Happy Reading ^^

-***-

Bagi manusia biasa, mungkin langit hanyalah atap dunia yang selalu menghiasi kehidupan dengan warna jingganya ketika fajar dan senja, warna birunya ketika siang, dan gemerlap bintangnya ketika malam, mereka tidak tau, jika jauh di atas gemerlap bintang itu, terdapat tiga negeri langit yang di sebut dengan ‘Trivial’.

Trivial terdiri dari tiga negeri yang di sebut dengan Optis, Ester, dan Freon. Freon adalah negeri para Angel, para Angel adalah mereka yang bertugas sebagai penjaga sekaligus pengawas manusia yang ada di dunia, selain itu, mereka juga bertugas menjalankan misi yang di berikan para dewa kepada mereka.

Ester adalah negeri para dewa, kedudukan dewa satu tingkat lebih tinggi dari pada Angel, mereka adalah penentu takdir seluruh makhluk di dunia, mereka juga yang menentukan kematian, bencana dan keberuntungan, seluruh hidup para makhluk di dunia berada di tangan mereka.

Sedangkan Optis, Optis adalah negeri para Legend, mereka tidak lagi mengurusi dan mengatur kehidupan makhluk dunia, yang mereka atur adalah para Angel, para dewa dan seluruh jagad raya, bisa dibilang Legend adalah pusat dari seluruh kehidupan, di negeri merekalah keseimbangan tercipta, dan di negeri mereka jugalah tempat penghukuman bagi para dewa dan Angel yang lalai dengan tugas mereka dilakukan.

Sebagian orang mungkin berfikir bahwa hal ini hanyalah isapan jempol belaka, namun ini adalah sebuah kenyataan, mereka…. para Legends, Gods dan Angels, mereka benar-benar ada, keberadaan mereka benar-benar nyata.

-***-

-Ester-

Dewa Sungmin sedang berada di taman kastil Dulcif, kastil untuk para dewa kelembutan, dia memegang sebuah Pyx ( piala suci yang tebuat dari emas) yang akan di gunakannya untuk mengambil air suci dari mata air kehidupan.

Setelah mengambil air tersebut dia menuju kastil Exalt, kastil bagi para dewa keagungan, dia menuju salah satu tempat dewa yang paling dekat dengannya, dewa Donghae, dewa yang bertugas untuk memberikan keberuntungan dan kedudukan tinggi bagi para manusia.

“Donghae…” Panggil dewa Sungmin kepada dewa Donghae yang saat ini tengah mengamati pergerakan seseorang lewat Glave, kaca yang di gunakan untuk mengawasi kehidupan manusia di dunia, dewa Donghae menoleh.

“Apa?”

“Kau tidak lupa upacara malam ini ‘kan?” Tanya dewa Sungmin.

“Aku tidak pernah lupa” Jawab dewa Donghae singkat.

“Apa kau sudah memilih siapa yang akan menjadi ‘Nomel’?” Tanya dewa Sungmin lagi, Donghae mengangguk, Donghae menolehkan wajahnya ke arah Glave.

“Dia…” Jawab Donghae sambil menunjuk kaca tersebut.

Dewa Sungmin menatap ‘Nomel’ pilihan Donghae dengan kening berkerut, dia mengawasi orang tersebut dari ujung kepala hingga ujung kaki.

“Apa kau yakin dia orangnya?” Tanya dewa Sungmin memastikan.

“Sangat yakin”

“Apa yang membuatmu begitu yakin padanya?”

“Tidakkah kau lihat bagian putih dan sinar matanya yang begitu kaya? Jelas sekali kalau dia adalah titisan dari seorang Legend” Jelas Donghae, Sungmin mengangguk mengerti.

“Kau benar, dia adalah seorang titisan… seharusnya aku tidak memandangnya remeh tadi… anak itu sangat istimewa, kita akan butuh seorang Angel yang benar-benar dapat kita percaya untuk menjaga ‘Nomel’ itu sebelum dia benar-benar menjadi salah satu penghuni Trivial… Ngomong-ngomong apa kau sudah memilih siapa Angel yang akan menjaganya?” Donghae menggeleng.

“Masih belum, aku akan memilihnya saat upacara nanti” Jawab Donghae.

“Baiklah..” Ujar Sungmin kemudian meninggalkan Donghae yang saat ini mengawasi ‘Nomel’ itu lagi, Donghae tersenyum tipis.

“Aku tidak akan membiarkan Angel biasa menjagamu karena kau terlalu istimewa…” Guman Donghae.

-***-

-Center of Optis-

Malam ini para Legends, Gods, dan Angels berkumpul di Center of Optis untuk upacara Fastidez, upacara pemilihan Angel untuk menjaga ‘Nomel’ yang telah dipilih oleh dewa keagungan, selain itu upacara ini juga merupakan acara penghukuman bagi para dewa ataupun Angel yang melakukan kesalahan. Upacara yang diadakan 10 tahun sekali ini (100 tahun menurut kalendar manusia) adalah upacara yang paling mendebarkan, utamanya bagi para Angels, karena jika mereka membuat satu saja kesalahan kecil, maka hukuman untuk mereka adalah di kurung dalam Brackos, sebuah tempat yang sangat gelap tanpa sedikitpun sinar yang masuk, tidak berhenti sampai disitu, mereka akan di temani oleh makhluk-makhluk yang siap mencabik mereka kapan saja dan hanya menyisakan tulang mereka sebagai penghias di Brackos.

Para Legends duduk di tengah selagi para dewa duduk di samping kanan-kiri mereka, sedangkan para Angels, mereka duduk di depan para Legends dan Gods yang mengamati mereka dengan intens karena dewa Donghae mengatakan bahwa dia belum memustuskan siapa Angel yang akan menjaga ‘Nomel’ mereka kali ini.

“Dewa Sungmin…” Panggil Jung Legend kepada Sungmin yang dalam sedetik berada di depannya sambil membungkuk.

“Angkat wajahmu” Perintah Jung Legend, Dewa Sungmin menurut, dia mengangkat kepalanya kemudian menatap Jung Legend.

“Apa kau tau apa yang kurang di upacara Festidez kali ini?” Tanya Jung Legend dingin, Sungmin langsung membalikkan pandangannya dan menatap sekeliling, dia membalikkan badannya menatap Jung Legend kemudian membungkuk lagi.

“Maafkan saya…” Ujar Sungmin masih dalam posisi membungkuknya.

“Angkat wajahmu dan katakan kepadaku apa yang kurang…” Perintah Jung Legend dingin, Sungmin menurut.

“Pyx…” Ucap Sungmin lirih.

“Dewa Sungmin… bukankah kau tau betapa pentingnya Pyx dalam upacara ini? Tanpa Pyx kita tidak bisa melaksanakan upacara ini! Siapa yang kau perintahkan untuk membawa Pyx?!” Ujar Jung Legend dengan nada yang sedikit meninggi, Legend lain, seluruh dewa dan Angels menundukkan kepala mereka takut.

“Apa kau tidak mendengar pertanyaanku?” Ujar Jung Legend lagi.

“K.. Kai Angel…” Jawab Sungmini terbata-bata.

“Kai??” Ulang Jung Legend, Sungmin mengangguk. “Bagaimana mungkin kau menyuruh Angel paling malas di Trivial untuk sebuah tugas yang sangat penting ini? Apa kau tidak menggunakan otakmu?!” Cerca Jung Legend.

“Jung Legend!!!!!” Seseorang memanggil Jung Legend dari kejauhan, Jung Legend dan semua yang ada di situ menoleh ke arah sumber suara termasuk Sungmin, mereka melihat seorang Angel yang membawa Pyx sedang terengah-engah di pintu gerbang Center of Optis.

Angel itu berjalan dengan terseok-seok ke tengah Center of Optis dan meletakkan Pyx tepat di tengah Virefall, air yang memberi kehidupan bagi seluruh jagad raya, Angel itu tersenyum kemudian menatap para Legends dan Gods yang saat ini tengah menatapnya heran.

“Jung Legend.. Maafkan keterlambatanku, aku baru bangun tidur karena sangat lelah mengawasi tingkah manusia kriminal di Texas tadi… oh iya, kau pasti sudah tau aku ‘kan? Aku Angel Kai” Ujar Kai santai seakan tidak mempunyai kesalahan apapun, dia bahkan berbicara layaknya teman kepada Jung Legend, pemimpin tertinggi di Trivial.

Para Legends dan Gods membelalakkan mata mereka dengan tingkah laku Kai yang seperti itu, bahkan mulut Jung Legend hanya terbuka tanpa sepatah katapun keluar dari mulutnya, alis Kai naik sebelah, dia menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal sembari menatap Jung Legend heran.

“Jung Legend, jangan hanya membuka mulutmu, jika kau ingin mengatakan sesuatu kepadaku katakanlah, aku takut nanti lalat Trivial akan masuk ke mulutmu yang lebar itu…” Ucap Kai lagi-lagi dengan santainya, Jung Legend terkisap, dia segera menutup mulutnya. Dewa Donghae yang melihat itu hanya tersenyum tanpa di ketahui apa makna di balik senyum tipisnya itu.

“Jung Legend, apa aku boleh ke jajaran para Angel? Bukankah tugasku untuk membawa Pyx dengan selamat telah usai…” Ujar Kai lagi, dewa Donghae terkekeh kecil dan menggelengkan kapalanya sembari tersenyum.

“Baiklah, kau boleh kembali ke tempatmu” Ujar Jung Legend akhirnya. “Kau juga…” Kali ini ucapan Jung Legend di tujukan kepada Sungmin yang dengan segera membungkuk dan kembali ke tempatnya dalam satu detik.

Upacara Fastidez di mulai, Jung Legend mulai menuangkan air kehidupan yang berada di dalam Pyx ke dalam Virefall, dia merapalkan beberapa kalimat yang ucapkan sambil menutup mata, para Legends, Gods, dan Angels mengikutinya dengan khidmat, kecuali satu orang Angel bernama Kai, dia malah mengganggu sesama Angel dengan menggoda mereka.

“Tidak bisakah kau diam???!!!” Teriakan seorang Angel yang bernama Tao terdengar di antara keheningan yang menyebabkan seluruh orang yang berada di Center of Optis menatapnya, merasa di tatap orang-orang Angel Tao dengan segera berdiri dan membungkuk meminta maaf, sedangkan Angel Kai bertingkah seakan-akan tidak pernah terjadi apa-apa.

“Angel Tao…” Panggil Jung Legend, Tao hanya menatap Jung Legend dengan hati yang berdebar-debar karena takut.

“Apa yang membuatmu berteriak?” Tanya Jung Legend lembut, Jung Legend tau, Angel seperti Tao tidak akan berteriak jika tidak ada yang mengganggunya.

“A… Angel Kai, Jung Legend…” Jawab Angel Tao tergagap, mendengar nama Kai di sebut, mata Jung Legend langsung berubah membara dan penuh kemarahan.

“ANGEL KAI!!!!!!!!!” Jung Legend berteriak memanggil Angel Kai, yang di panggil hanya berdiri dan menatapnya santai.

“Kau… Apa kau mau tau rasanya di kurung di Brackos dan menjadi santapan makhluk-makhluk di sana??!!!” Tanya Jung Legend marah.

“Kalau boleh berkata jujur, aku sangat ingin merasakannya, aku sungguh penasaran bagaimana rasanya berada di sana..” Ucap Angel Kai lagi-lagi dengan santainya.

“Kalau begitu kau akan mendapatkan keinginanmu malam ini!!! Kau akan ku kirim ke Brackos setelah upacara ini selesai!!!” Ujar Jung Legend masih dengan mata yang di penuhi kemarahan.

“Kau tidak boleh melakukannya, Jung Yunho!” Cegah Donghae tiba-tiba, Jung Legend menoleh, dia menatap Donghae tidak mengerti.

“Jangan hanya kerena malam ini kau akan menjadi Legend kau bisa mencegah dan memanggil namaku tanpa Legend seenaknya, Lee Donghae!” Desis Jung Legend dingin.

“Tidak… bukan maksudku… tapi percayalah, kau tidak boleh melakukannya..” Ujar Donghae yang lebih terlihat seperti seseorang yang memelas.

“Atas dasar apa kau melarangku untuk mengurung dia Brackos?” Tanya Jung Legend.

“Tidak bisakah kau melihat keistimewaan yang ada di dalam dirinya? Dia sangat istimewa dan berbeda…” Ujar Donghae pelan.

“Istimewa katamu? Istimewa apanya? Dia hanya Angel yang paling malas dan sangat sering membuat masalah di Trivial, semua orang di sini juga tau itu!!!” Jung Legend masih kukuh pada pendiriannya untuk mengurung Kai di Brackos, Donghae menghela nafas berat.

“Untuk semua yang ada disini dengarkan dan turuti perintahku!” Ujar Donghae tiba-tiba.

“Apa? Mau apa kau-”

“Cukup turuti saja perintahku!” Desis Donghae memotong perkataan Jung Legend, Jung Legend mendengus kesal.

“Semua yang ada disini tutup mata kalian!” Perintah Donghae, semua orang menuruti perintahnya. “Sekarang ucapkan mantra Eclivis dalam hati kalian masing-masing” Perintah Donghae lagi, semua orang masih menurut. “Sekarang bukalah mata kalian dan tataplah Angel Kai….” Ujar Donghae.

Seperti perintah Donghae mereka semua melihat Angel Kai yang kini berdiri di tengah-tengah para Angel lain, baik para Legends, Gods dan Angels membelalakkan mata mereka ketika melihat Kai, sebagian dari mereka bahkan mengangakan mulut.

“Dia… Dia mempunyai tanda matahari di keningnya….” Ujar Jung Legend tergagap, Donghae tersenyum.

“Dan karena itulah aku memutuskan, yang menjaga ‘Nomel’ kita kali ini adalah Angel Kai…” Ucap Donghae tanpa ada satupun yang berani menyanggah, mereka semua setuju, seorang ‘Nomel’ istimewa harus dijaga oleh Angel yang istimewa pula.

“Angel Kai….” Panggil Donghae kepada Kai yang saat ini mentapnya dengan tatapan masih kaget. “Mulai besok kau akan menjaga ‘Nomel’ istimewa kita… Do Kyungsoo….”

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

-TBC-

Iklan

5 thoughts on “[1st] – Angel

  1. Kyaaaaaa acha emang paling daebaak.
    Next next sungguh penasaran sama lanjutannya.
    Apalagi sifat kai disini kayanya ngeselin wkwk
    penasaran pokoknya.
    Cepet dipublish lanjutannya cha.

  2. Ping-balik: [2nd] – Angel | Acha's Blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s