[2nd] – Angel

2nd

 

Title : Angel

Author : Heen Doongie a.k.a @Cha_FishyHae

Lenght : Chaptered

Genre : Fantasy

Cast :

  • EXO’s Kim Jongin a.k.a Kai
  • EXO’s Do Kyungsoo a.k.a D.O
  • Other (Find By Yourself)

-***-

A/N :

Sebelumnya Author mau minta maaf karena Author ngerasa ini part absurd banget ._.v, hehe

Terus Author pan juga pernah bilang kalau Author punya FF yang cast.nya BaekYeol, itu rencananya Author mau publish setelah The Covenant end, karena kurang sedikit lagi The Covenant mau end, yayyy!!!! *bahagia sendiri*

Part Sebelumnya -> 1st.

Be Aware with typo(s)

Happy Reading ^^

-***-

Angel Kai sedang berada di kastil Exalt, tepatnya di ruangan khusus untuk Dewa Donghae yang sebentar lagi akan pindah ke kastil Hivanc di Optis karena dia bukan lagi seorang dewa, melainkan seorang Legend. Kai duduk dengan santai di salah satu sofa putih di ruangan itu sambil mengamati sekeliling, tidak lama kemudian Donghae datang dan tersenyum padanya, Kai hanya melihat Donghae tanpa sedikitpun mengubah posisi duduknya yang hampir seperti orang yang tidur terlentang itu, dan rupanya Donghae juga sama sekali tidak mempersalahkan tingkah laku Kai.

“Angel Kai…” Panggil Donghae.

“Ya?”

“Kau sudah tau bagaimana rupa ‘Nomel’ yang bernama Do Kyungsoo itu?” Tanya Donghae, Kai hanya mengendikkan bahunya kemudian berdiri dan berkeliling ruangan Donghae.

“Aku tidak tau, lagi pula kau pasti akan memberitahuku ‘kan?” Ujarnya, Donghae hanya tersenyum tipis, dia kemudian berjalan ke arah Glave dan merapalkan sebuah mantra, tidak lama kemudian terlihatlah seorang namja kecil sedang tertidur di kelasnya.

“Angel Kai..” Panggil Donghae lagi, Kai yang sedang melihat lukisan unicorn menolehkan wajahnya.

“Apa?” Tanya Kai.

“Kemarilah…” Jawab Donghae, Kai menuruti Donghae dan berjalan ke arahnya dan Glave, ketika berada di depan Glave Kai melihat Kyungsoo dengan pandangan malas.

“Dia?” Tanya Kai lagi, Donghae hanya mengangguk sambil melipat kedua tangannya di depan dada.

“Bagaimana dia menurutmu?” Kali ini Donghae bertanya kepada Kai, Kai mendekatkan wajahnya ke Glave dan memandang ‘Nomel’ bernama Kyungsoo itu dengan tatapan intens, keningnya mengkerut, dia menjauhkan badannya dari Glave dan memandang Donghae.

“Aku tidak bisa melihat keistimewaan yang kalian para orang tua bicarakan tentang dirinya” Ujar Kai santai.

“Haha, kami memang tua tapi jangan kau ucapkan itu, hal itu sedikit menyakitkan ‘kau tau?” Ujar Donghae sambil tertawa, dia mengelus puncak kepala Kai dengan penuh kasih sayang. “Kyungsoo… ‘Nomel’ yang sekarang menjadi tanggung jawabmu adalah ‘Nomel’ yang sangat istimewa, namun hanya jika dia membuka matanya maka kau akan tau betapa istimewanya dia” Lanjutnya, Kai mengangguk mengerti.

“Seandainya Jung Legend tua itu bisa bersikap sebagai seorang teman sepertimu aku pasti akan menurut padanya!” Dengus Kai.

Dia menatap Glave lagi, kali ini ‘Nomel’ bernama Kyungsoo itu sudah bangun dari tidurnya, dia mengerjap-kerjapkan matanya sejenak kemudian melihat ke depan, mata Kai melebar ketika melihat mata Kyungsoo yang seakan-akan kini saling bertatapan dengan matanya, walaupun pada kenyataannya hanya Kai yang melihat ke dalam mata namja bermata bulat itu, Kai terpaku. Donghae yang melihat keterpakuan Kai menepuk-nepuk bahu Angel itu, membuat Angel itu tersadar dari keterpakuannya, dia menatap Donghae dengan tatapan yang masih belum sepenuhnya sadar.

“Sudah ku bilang kalau dia sangat istimewa ‘kan?” Tanya Donghae, Kai diam, rupanya dia masih belum sepenuhnya sadar.

“Donghae Legend…. ada perasaan aneh yang muncul dihatiku saat aku melihat ke dalam mata ‘Nomel’ itu… ada apa sebenarnya?” Tanya Kai lirih.

“Itu menandakan bahwa kalian memang ditakdirkan untuk saling terhubung…” Jawab Donghae.

“Saling terhubung?” Ulang Kai, Donghae mengangguk dan menunjuk Glave, Kai menolehkan wajahnya dan melihat Glave yang kini menunjukkan pada mereka berdua bahwa ‘Nomel’ bernama Do Kyungsoo itu memegang dadanya.

“Dia juga merasakanmu, dia merasakan pandanganmu terhadapnya… dan ku harap kau menjaganya dengan baik karena dia sangat istimewa, bukan hanya karena dia adalah seorang ‘Nomel’ titisan Legend, kehidupannya di dunia juga sangat ‘istimewa’…” Pesan Donghae kepada Kai, Donghae kemudian mengibaskan jubah putih ‘Legend’nya tiba-tiba muncul setangkai bunga mawar merah di tangannya, dia memakaikan bunga mawar itu di telinga Kai, namun mawar merah itu menembus masuk ke dalam tubuh Kai.

“Apa yang kau lakukan barusan?” Tanya Kai.

“Itu untuk perlindunganmu dan agar aku bisa selalu terhubung denganmu” Jawab Donghae, dia kemudian meletakkan tangannya di kening Kai, Kai menutup matanya, sinar putih yang menyilaukan muncul, dan semakin terang sinar itu perlahan-lahan Angel Kai telah berpindah ke dunia, dia berpindah ke tempat dimana ‘Nomel’ bernama Do Kyungsoo berada.

-***-

@Changdeum High School.

Seorang namja kecil bermata bulat terlihat sangat bosan di kelasnya, berkali-kali dia menguap dan menatap ke luar jendela, melihat daun yang mulai berguguran menyambut musim dingin yang sebentar lagi akan tiba, namja itu menyanggah kepalanya dengan tangan kanan, masih mengawasi daun-daun yang berguguran tiba-tiba sebuah kapur tulis mendarat dengan mulus di kepalanya.

“Ouch!” Namja itu langsung mengelus-elus kepalanya dan melihat ke depan, lebih tepatnya melihat gurunya yang kini memandangnya marah, mata bulat namja itu semakin membesar ketka gurunya berjalan ke tempatnya dengan langkah-langkah marah.

“Do Kyungsoo-ssi” Guru itu memanggil namja bermata bulat itu dengan dingin, matanya yang tajam seakan siap untuk menerkam namja kecil ini.

“Y..Ye Seonsaennim?” Jawab namja itu tergagap.

“Kalau kau lebih tertarik untuk memperhatikan daun yang gugur dari pada memperhatikan pelajaranku silahkan keluar dan berdiri di lapangan dengan menghormat bendera!!” Teriak guru itu, membuat namja yang bernama Kyungsoo itu langsung menempelkan badannya ke tembok karena takut.

“Kau tidak mau melakukannya, heuh??!! Teriak guru itu lagi, Kyungsoo langsung berdiri dan membungkuk 90 derajat kepada gurunya.

“Anneyeonghigeseyo seonsaengnim..” Ujar Kyungsoo sebelum berlari dan melakukan apa yang di perintahkan gurunya tadi, kelakuan Kyungsoo barusan mengundang tawa dari seluruh teman sekelasnya.

“Apa yang kalian tertawakan? Kembali ke materi!!” Teriak guru itu lagi yang seketika itu membuat seluruh teman sekelas Kyungsoo bungkam.

-***-

Sudah lebih dari satu jam Kyungsoo berdiri di depan tiang bendera namun gurunya tak juga memanggilnya untuk menyuruhnya berhenti, walaupun ini musim gugur, tetap saja dia lelah kalau hanya berdiri, peluh bahkan mengalir dari kepala Kyungsoo.

“Kau lelah?” Suara seseorang terdengar, Kyungsoo menoleh ke belakang namun tidak ada siapa-siapa, dia menolehkan wajahnya ke kanan-kiri namun tetap tidak ada siapa-siapa, pandangannya bahkan menyisir seluruh area sekolah untuk mencari sumber suara tadi, tapi tetap saja, tidak ada tanda-tanda orang yang berada di dekatnya, bahkan hanya untuk sekedar lewat.

“Percuma saja matamu besar jika kau tidak bisa melihatku…” Suara itu kembali terdengar, Kyungsoo menolehkan wajahnya ke belakang, mata bulatnya begitu sibuk mencari sumber suara yang jelas-jelas dia dengar barusan, dia menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal.

“Aneh, tidak ada siapapun” Gumannya kemudian membalikkan badannya ke depan lagi.

“Hai!!”

“AAAAAAAAA!!!!!!!” Teriak Kyungsoo kaget ketika melihat namja yang lebih tinggi dan lebih hitam darinya memakai pakaian serba putih tiba-tiba muncul di depan matanya dengan senyuman cerah, Kyungsoo bahkan sampai jatuh terduduk.

“Si..Siapa kau?” Kyungsoo memberanikan diri untuk menanyakan identitas namja itu walaupun rasa kaget dan takut masih sangat menyelimutinya.

“Aku? Aku Angel Kai, Angel yang mulai saat ini bertugas menjagamu” Jawabnya sambil tersenyum, Kai mengulurkan tangannya kepada Kyungsoo. Kyungsoo hanya melihat uluran tangan Kai tanpa sedikitpun berniat untuk menerimanya, alasannya satu, dia takut.

“Tck, apa semua ‘Nomel’ selalu sombong seperti ini? Terima saja uluran tanganku, aku tidak akan meyakitimu!!” Ujar Kai sambil sedikit berteriak, dia mengerucutkan bibirnya, bukannya membuat Kyungsoo menerima uluran tangannya, Kai malah membuat namja itu sedikit memundurkan badannya karena semakin takut, Kai menepuk keningnya kemudian mengulurkan tangannya lagi.

“Kyungsoo-ssi, aku tidak akan menyakitimu.. aku malah akan melindungimu, sekarang terimalah ululuran tanganku..” Ujar Kai dengan lembut dan senyum yang di buat-buat, membuat Kyungsoo sedikit terkikik melihat Kai, dengan berhati-hati akhirnya dia mau menerima uluran tangan Kai, Kai membantunya berdiri, dia bahkan membersihkan debu yang menempel di celana Kyungsoo dengan meniupkan angin malaikatnya yang tanpa sengaja membuat beberapa bunga tumbuh bermekaran di celana Kyungsoo.

“Mwoya?!!!” Kyungsoo yang kaget karena ada bunga yang bermekaran di celananya langsung melompat, dia kemudian menatap Kai dengan tatapan ‘kembalikan-celana-ku-seperti-semula’.

“Aisshhh.. kenapa aku bisa begitu bodoh??!” Gerutu Kai pada dirinya sendiri, dia menggeleng-gelengkan kepalanya kemudian berjongkok di depan celana Kyungsoo, membuat Kyungsoo langsung mundur menjauh, Kai berdiri dan memandang Kyungsoo tidak mengerti.

“Aku bukan gay!!!” Teriak Kyungsoo, Kai menepuk keningnya lagi.

“Aku akan mengembalikan celanamu seperti semula, tidak lebih! Jangan berpikiran macam-macam, dasar otak mesum! Lagi pula aku ini Angel, aku tidak punya nafsu!” Gerutu Kai kemudian berjongkok di depan celana Kyungsoo lagi, Kyungsoo masih terlihat takut, ragu dan sangat tidak nyaman, Kai mengembuskan nafas berat, dia menatap Kyungsoo dari bawah.

“Ya! Kyungsoo-ah” Panggil Kai, Kyungsoo menatap Kai dengan mata bulatnya.

“Eung?”

“Lupakan saja!” Ujar kai kemudian menjentikkan jarinya, bunga-bunga yang tadi bermekaran di celana Kyungsoo pun perlahan menghilang, Kai berdiri kemudian menatap Kyungsoo, Kai menggaruk kepalanya yang tidak gatal sejenak.

“Aisshh… Ya! Kau sekarang tanggung jawabku, aku harus selalu menjagamu dan menyelamatkanmu dari bahaya, oleh karena itu ahhh… itu… emmm.. bagaimana cara mengatakan ini??…” Ucap Kai yang lagi-lagi menggaruk kepalanya yang tidak gatal, Kyungsoo menatap Kai tidak mengerti karena Kai sepertinya sudah sangat susah sendiri untuk menyusun kata-kata yang akan di sampaikannya kepada Kyungsoo.

“Kai-ssi..” Kyungsoo memberanikan dirinya untuk memanggil namja yang mengatakan bahwa dirinya adalah seorang Angel, Kai menatap Kyungsoo dengan tatapan tidak suka?

“Jangan panggil aku Kai-ssi, panggi aku Kai-nim!!” Protes Kai kepada Kyungsoo.

“Waeyo?”

“Tentu saja karena aku adalah seorang Angel dan kau masih hanya seorang ‘Nomel’!!!” Jawab Kai sambil berteriak, Kyungsoo lagi-lagi melangkah mundur, penyebabnya tak lain adalah karena Kai yang sepertinya sangat hobi untuk berteriak kepadanya.

“Jweseonghaeyo..” Kyungsoo meminta maaf kepada Kai dengan kepala menunduk.

“Aissh, sudahlah, lupakan saja, angkat wajahmu!” Perintah Kai,  Kyungsoo hanya menurut, pandangan Kai dan Kyungsoo bertemu, perasaan aneh itu muncul lagi, kali ini bukan hanya Kai yang merasakannya, namun kali Kyungsoo juga merasakan perasaan aneh itu, perasaan yang mereka rasakan ketika pandangan mereka bertemu lewat Glave, perasaan yang terhubung, untuk sesaat mereka saling diam dan menatap ke dalam mata masing-masing, sampai akhirnya Kai mengerjap-kerjapkan mata dan menggelengkan kepalanya, dia kemudian menunjuk Kyungsoo dengan jari telunjuknya.

“Yang jelas mulai sekarang kau adalah ‘Nomel’ yang berada di bawah pengawasanku dan perlindunganku, mengerti?” Ujar Kai, Kyungsoo menggeleng, Kai menepuk keningnya lagi, entah keberapa kalinya Angel itu menepuk keningnya hari ini.

“Bagian mana yang tidak kau mengerti?” Tanya Kai pelan.

“Semuanya..” Jawab Kyungsoo polos, Kai langsung memejamkan matanya dan menunduk.

“Kalau aku menjelaskan semuanya padamu pasti akan butuh dari satu tahun kalendar manusia untuk menyelesaikannya..” Ujar Kai lemas, dia menatap Kyungsoo dan memegang kedua bahu Kyungsoo. “Kau adalah seorang ‘Nomel’, ‘Nomel’ adalah calon penduduk Trivial, namun belum di tentukan akan masuk tingkat mana jika mereka telah sampai di Trivial, entah tingkat Angel atau bahkan langsung menjadi Dewa, satu yang jelas, dia tidak akan langsung menjadi Legend, setiap ‘Nomel’ akan di jaga oleh seorang Angel yang melindungi ‘Nomel’ itu dari segala macam bahaya di dunia dan bertugas membawanya ke Trivial dengan selamat jika waktunya telah tiba” Jelas Kai singkat padat.

“Aku sama sekali tidak mengerti satupun kalimat yang kau katakan barusan” Dan satu kalimat tanggapan dari Kyungsoo itu pun langsung membuat Kai terduduk lemas di tanah.

“AAAAAAA!!!!” Kai berteriak sambil menjejak-jejakkan kakinya kekanakan, dia menatap Kyungsoo lagi dengan tatapan memelas. “Intinya kau berada di bawah perlindunganku dan aku akan selalu di sisimu!!!!”

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

-TBC-

Iklan

5 thoughts on “[2nd] – Angel

  1. Ping-balik: [3rd] – Angel | Acha's Blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s