[3rd] – Angel

2nd

 

Title : Angel

Author : Heen Doongie a.k.a @Cha_FishyHae

Lenght : Chaptered

Genre : Fantasy

Cast :

  • EXO’s Kim Jongin a.k.a Kai
  • EXO’s Do Kyungsoo a.k.a D.O
  • Other (Find By Yourself)

-***-

A/N :

Ini cuma Author apa readersdeul juga ngerasa kalau ini FF sedikit absurd? bwahaha, anyway, meskipun Absurd Author bekerja keras buat ngetik ini di sela-sela kesibukan Author #eaaaa

Dan Author mau kasih kabar duka buat Readersdeul, sekolah Author ngadain study tour ke luar daerah selama lima hari, jadi untuk yang nunggu History of MAMA ataupun The Covenant maaf yah, publishnya ngaret dulu, tapi Author kasih bocoran, buat yang The Covenant Author udah selesain  yang Chapter END, Yehet~~

oke deh, dari pada kelamaan ini part sebelumnya -> 2nd

Be Aware with typo(s)

Happy Reading ^^

-***-

“Do Kyungsoo haksaeng, apa yang kau lakukan sekarang?” Suara guru yang menghukum Kyungsoo terdengar, membuat Kyungsoo langsung terlonjak kaget dan menoleh, guru itu berjalan dengan langkah-langkah lebar kepada Kyungsoo dan memukul kepala namja itu dengan buku yang ada di tangannya.

“Kau bukannya menjalani hukumanmu tapi malah bicara sendiri!” Ujar guru tersebut lagi-lagi sambil memukul kepala Kyungsoo.

“Ne? Saya tidak berbicara sendiri!!” Jawab Kyungsoo berteriak. “Saya berbicara dengan dia!” Lanjutnya sambil menunjuk Kai yang sampai saat ini masih duduk di tanah.

“Mwo??!! Kau mau mempermainkanku???!! Apa kau sudah gila? Tidak ada siapa-siapa disitu!!!” Jawab guru itu sambil berteriak pula kepada Kyungsoo.

“Ne???!!!”

“Sudahlah, aku rasa kau mungkin terlalu lelah hingga berimajinasi, lebih baik kau sekarang istirahat…” Ujar guru itu kemudian meninggalkan Kyungsoo yang masih tidak percaya dengan apa yang dikatakan gurunya tadi, jelas-jelas ada Kai yang duduk di tanah, tapi kenapa guru itu mengatakan tidak ada siapa-siapa?

“BWAHAHAHAHAHA…” Kai tertawa keras hingga terpingkal-pingkal, membuat Kyungsoo mengalihkan tatapannya kepada Kai.

“Kenapa kau tertawa?” Tanya Kyungsoo dingin, Kai berhenti tertawa sejenak kemudian melihat Kyungsoo.

“BWAHAHAHAHAHA….” Kai lagi-lagi tertawa terpingkal-pingkal, wajah Kyungsoo memerah menahan marah.

“YA!!!!!!” Satu teriakan dari Kyungsoo itu langsung membuat Kai bungkam, Kai kemudian berdiri dan melihat Kyungsoo, terlihat jelas saat ini dia sedang menahan tawanya.

“Mian, tapi hanya kau yang bisa melihatku..” Ujarnya sambil menepuk Kyungsoo, membuat mata bulat namja itu semakn membulat sempurna.

“Mworago?”

“Hanya kau yang bisa melihatku, jadi aku harap kau bersiap-siap mendapat julukan gila dari teman-temanmu, hahahahaha!!!” Lagi-lagi Kai tertawa, Kyungsoo mengerucutkan bibirnya kemudian mendengus.

“Sorry…” Kai menepuk bahu Kyungsoo lagi. “Lain kali aku tidak akan mentertawakanmu… tapi aku tidak janji…” Lanjutnya sambil membuat lambang peace dengan tangan kanannya, Kyungsoo tersenyum tipis.

“Kenapa kau tersenyum?” Tanya Kai.

“Kau lucu”

“Aku tau…” Ujar Kai menyombongkan diri.

“Tapi kenapa hanya aku yang bisa melihatmu?” Tanya Kyungsoo heran.

“Karena kau ‘Nomel’, kau berbeda dengan manusia biasa, mereka yang manusia biasa tidak bisa melihat Angels, Gods, ataupun Legends, kecuali mereka yang di anugerahi sixth sense, tapi untuk mereka yang mempunyai sixth sense, mereka hanya bisa melihat Angels… mereka mempunyai batasan untuk Gods dan Legend..” Jelas Kai, Kyungsoo pun mengangguk, namun anggukan Kai itu membuat Kai mengerutkan keningnya.

“Apa kau mengangguk karena mengerti atau…”

“Tentu saja karena aku mengerti!!!!!” Potong Kyungsoo berteriak.

“Baguslah kalau kali ini kau mengerti….” Ujar Kai. “Aku mau berkeliling dulu.. bye…” Lanjutnya kemudian menjentikkan jari dan dalam sekejap sudah menghilang.

“Mwoya? Kemana dia?” Ujar Kyungsoo kaget sambil melihat sekelingnya, Kyungsoo menggaruk kepalanya yang tidak gatal dan mengendikkan bahunya.

“Lebih baik aku kembali ke kelas..” Gumannya pada dirinya sendiri.

-***-

Kyungsoo membuang tas sekolahnya ke ranjang miliknya kemudian membuka dasi seragam yang juga ia lemparkan ke atas ranjang, dia mengambil handuk dan berjalan menuju kamar mandinya.

“Mau mandi?” Tanya Kai yang tau-tau sudah ada di depan pintu kamar mandi yang otomatis langsung membuat Kyungsoo terlonjak kaget.

“Ya!!! Tidak bisakah kau tidak muncul dengan tiba-tiba?” Dengus Kyungsoo sebal, dia melemparkan handuknya ke muka Kai yang langsung di tangkap oleh Angel yang berkulit agak gelap itu, Kyungsoo berjalan kembali ke kamarnya karena suasana hatinya telah berubah gara-gara kemunculan Kai yang tiba-tiba.

“Kau marah?” Tanya Kai yang saat ini sudah berada di atas ranjang Kyungsoo dan memeluk guling milik Kyungsoo, Kyungsoo menggeleng kemudian menghempaskan tubuhnya di ranjang juga.

“Lalu kenapa kau tidak jadi mandi?”

“Hanya saja aku tiba-tiba kehilangan keinginan untuk mandi karenamu…” Jawab Kyungsoo malas.

“Karenaku?”

“Mm..” Jawab Kyungsoo sambil memeluk bantalnya dan membelakangi Kai.

“Wae?”

“Molla…”

“Kyungsoo-ah…” Panggil Kai pelan.

“Hmm?”

“Kenapa kau tidak tinggal dengan orang tuamu?” Tanya Kai tiba-tiba, Kyungsoo langsung duduk setelah mendengar pertanyaan Kai barusan, dia menatap Kai dengan tatapan yang tidak dapat di mengerti oleh Kai, Kyungsoo kemudian turun dari ranjangnya dan berjalan menuju meja belajarnya.

“Ya! Kau belum menjawab pertanyaanku!!!” Protes Kai, Kyungsoo yang rupanya tidak peduli dengan teriakan Kai barusan menata buku pelajarannya yang berserakan di meja. “Ya!!! Apa kau tuli??” Teriak Kai lagi, Kyungsoo menghembuskan nafas berat dan menoleh kepada Kai.

“Ibu dan ayahku sama-sama sibuk bekerja, lagi pula mereka juga tidak pernah memperdulikanku, mereka lebih memeperdulikan selingkuhan mereka masing-masing, setiap mereka bertemu mereka pasti akan beradu mulut, apa kau pikir aku akan tahan hidup bersama mereka?” Jawab Kyungsoo dingin kemudian membereskan buku-bukunya lagi, ada rasa bersalah di hati Kai setelah mendengar jawaban dari Kyungsoo, Kai akhirnya berdiri kemudian memeluk Kyungsoo dari belakang, Kyungsoo yang kaget berusaha melepaskan pelukan Kai.

“Ya!!! Lepaskan aku!! Sudah ku bilang aku bukan gay!!!” Teriak Kyungsoo sambil berusaha melepaskan pelukan Kai, bukannya melepaskan pelukannya, Kai malah mengeratkannya.

“Dan sudah ku bilang aku tidak punya nafsu…. Maafkan aku telah bertanya seperti itu kepadamu tadi…” Ujar Kai menyesal, Kyungsoo pun diam setelah mendengar permintaan maaf dari Kai yang terdengar begitu tulus dan membiarkan Kai tetap memeluknya.

-***-

“Donghae Legend…” Panggil Sungmin kepada Donghae yang saat ini tengah melihat keadaan Kai dan Kyungsoo dari Glave, Donghae menoleh dan tersenyum.

“Ada apa dewa Sungmin?”

“Aku melihat ada sesuatu yang akan menghambat pembawaan ‘Nomel’ Do Kyungsoo ke Trivial…” Ujarnya pelan, Donghae langsung mengerutkan keningnya.

“Sesuatu yang menghambat? Bisa kau jelaskan lebih detail padaku dewa Sungmin?” Pinta Donghae, Sungmin pun menghela nafas beratnya.

“Mereka…. para makhluk Potranoid mengetahui bahwa ‘Nomel’ kita kali ini adalah orang yang istimewa karena dia adalah titisan seorang Legend, bukan hanya itu, mereka juga mengetahui kalau Angel Kai adalah Angel yang memiliki lambang matahari di keningnya, mereka berencana untuk menangkap mereka berdua dan menggunakan darah mereka untuk membangkitkan Satan… membangkitkan Changmin…”

“Apa katamu? Dari mana mereka mengetahuinya? Bukankah makhluk Potranoid itu tinggal jauh di dalam inti bumi?”

“Itulah yang luput dari pengawasan Gods, ternyata sudah lebih dari seratus tahun lalu mereka keluar dari inti bumi, menyamar sebagai manusia dan berinteraksi dengan mereka, tidak hanya itu, mereka juga menikahi manusia dan menghasilkan keturunan yang mereka sebut dengan Deminoid…”

“Lebih dari seratus tahun lalu? Itu berarti….” Donghae tidak melanjutkan kata-katanya, dia menatap Sungmin dan Sungmin mengangguk.

“Beberapa tahun setelah Jung Legend berhasil membunuh Changmin…”

“Kalau begitu Angel Kai dan Kyungsoo sedang berada dalam bahaya, apa ada ciri khas yang mencolok dari makhluk Deminoid itu?”

“Telinga mereka sedikit keluar seperti seorang peri dan ada lambang Satan di salah satu bagian tubuhnya…”

“Telinga yang sedikit keluar? Tapi banyak manusia biasa yang telinganya sedikit keluar… dan untuk lambang Satan.. aku yakin lambang itu berada di bagian dalam tubuh mereka… kita tidak mungkin memeriksa mereka satu persatu…” Keluh Donghae.

“Tapi ada hal lain yang menjadi ciri khas mereka… mereka bisa melihat seluruh makhluk Trivial dan mata mereka akan berubah menjadi kuning jika mereka marah…” Ujar Sungmin. Donghae menghela nafas berat kemudian melihat Glave lagi.

“Aku harus segera memberitahu Angel Kai tentang hal ini…” Gumannya.

-***-

Kyungsoo sedang berada di ruang ganti untuk berganti seragam menjadi seragam olahraga, dia membuka lokernya kemudian menemukan sebuah kertas ucapan di dalamnya, Kyungsoo pun mengambil kertas itu dan membacanya, sebuah senyuman terukir diwajah namja bermata bulat itu setelah membaca tulisan di dalamnya.

‘Maafkan pertanyaaanku kemarin –Kai-nim’

Kyungsoo pun meletakkan kembali kertas itu dan mengganti seragamnya, saat dia akan menuju lapangan tanpa sengaja dia menabrak namja tinggi yang sedang topless sehingga dia terjatuh, namja tinggi itupun menolong Kyungsoo dan membantunya berdiri.

“Mian, aku tidak sengaja..” Ujar namja tinggi itu meminta maaf.

“Tidak apa-apa, seharusnya aku yang minta maaf karena menabrakmu…” Ujar Kyungsoo.

“Aniya… aku yang harusnya meminta maaf…”

“Ya! Kyungsoo-ah, kau tidak apa-apa?” Kai yang tiba-tiba muncul langsung menanyai Kyungsoo, tapi Kyungsoo tidak menjawabnya karena tidak mau dianggap gila oleh namja tinggi di depannya ini.

“Dia siapa? Kenapa pakaiannya serba putih? Sangat aneh…” Ujar namja tinggi itu sambil menunjuk Kai.

“Kau bisa melihatnya?!!” Tanya Kyungsoo sedikit berteriak, namja tinggi itu kaget dan sedikit menjauhkan tubuhnya dari Kyungsoo, dia mengangguk kikuk.

“Mm.. aku bisa melihatnya…apa dia makhluk halus?” Jawab namja itu pelan.

“Bukan, dia seorang Angel…” Ujar Kyungsoo pelan, namja itupun mengangguk mengerti.

“Kau sungguh bisa melihatku? Jangan-jangan kau punya sixth sense, apa kau punya?” Kali ini Kai sendiri yang bertanya.

“Sixth sense? Aku rasa tidak, tapi yang jelas aku bisa melihatmu..” Jawab namja tinggi itu

“Hmm, sedikit aneh… tapi tak apa… akhirnya aku bisa mempunyai teman bicara lain selain Kyungsoo…” Ujar Kai tersenyum.

“Ya! Tugasmu itu menjagaku, bukan menjadi teman bicara!!” Dengus Kyungsoo kesal, dia mengerucutkan bibirnya kemudian melihat namja tinggi itu lagi, Kening Kyungsoo tiba-tiba mengerut. “Itu tanda lahirmu?” Tanya Kyungsoo tiba-tiba sambil menunjuk sebuah tanda yang berwarna merah dan berbentuk sepasang tanduk yang ada di perut kanan namja tinggi itu, namja tinggi itu langsung melihat perutnya.

“Ini? Aku rasa ini bukan tanda lahir melainkan lambang keluarga karena bukan hanya aku yang punya, tapi seluruh anggota keluargaku juga mempunyainya namun di tempat yang berbeda..” Jelas namja tinggi itu.

“ohhh..” Kyungsoo hanya ber’oh’ ria sambil mengangguk.

“Ngomong-ngomong namamu siapa?” Tanya Kai bersemangat karena merasa mendapatkan teman baru.

“Namaku Park Chanyeol….”

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

-TBC-

Iklan

5 thoughts on “[3rd] – Angel

  1. Wuahh seru-seru.
    Itu kok bisa chanyeol oppa toples gitu ? Wkwk
    next part dtnggu cha,
    penasaran.
    Itu kenapa changmin (is mine) jadi jahat huaaaa ga terima *apadah*

  2. Ping-balik: [4th] – Angel | Acha's Blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s