The Hidden and The Sacred Chapter 9

The Hidden and The Sacred

The Hidden and The Sacred

Title : The Hidden and The Sacred

Author : Evilosh_HD a.k.a @Cha_FishyHae

Genre : Fantasy, Brotherhood, Friendship, Family, Action(?)

Lenght : Chaptered.

Cast :

  • EXO Member
  • Lee Taemin SHINee
  • Choi Minho SHINee
  • Other

-Chapter Nine-

Summary:

“Setiap permasalahan pasti mempunyai jalan keluar dan cahaya yang akan menerangi jalannya…”

-***-

Part Before : 8

Be aware with typo(S)

Happy Reading ^^

-***-

Tatapan heran penuh kecurigaan ditujukan keturunan Ipswich kepada Taemin yang hanya diam tanpa ada sedikitpun ekspresi diwajahnya.

“Taemin Calvert, bisa kau jelaskan kepada kami bagaimana bisa sihir Tao ada padamu? Kami tau kau mengetahui tentang rahasia keluarga Ipswich” Ujar Kris penuh selidik.

Taemin menyeringai tipis, matanya berubah menjadi sehitam kolam renang di malam hari dan hal itu membuat keturunan Ipswich membulatkan mata mereka kaget.

“Apa kalian terkejut? Oh, aku yakin kalian memang terkejut karena memang sudah seharusnya kalian seperti itu…” Taemin kembali menyeringai dan memberi tatapan dingin kepada keturunan Ipswich masih dengan bola mata yang sehitam kolam renang di malam hari.

Kai yang paling terkejut dengan perubahan bola mata Taemin menatap Taemin dengan perasaan yang terluka, dia sama sekali tidak menyangka, “S-Siapa kau sebenarnya?”

Taemin melempar tatapannya kepada Kai, “Siapa aku sebenarnya? Kenapa tidak kau cari saja di buku sejarah keluargamu itu?” Ujarnya yang lebih terdengar mengejek, tiba-tiba dari tangan Taemin berpendar sihir hijau dan langsung diarahkannya kepada Lay dan membuat Lay langsung menabrak lemari rumah sakit dan terjatuh.

“Lay!!”

Xiumin berlari menolong Lay yang kini hanya bisa memegangi dadanya karena sihir Taemin, dia menatap Taemin penuh kebencian dan membuat matanya berubah menjadi sehitam kolam renang di malam hari.

“Arrgghhh!!!”

Lay menyingkirkan Xiumin yang memeganginya dan mencengkram leher Taemin, Taemin merintih akibat cengkraman Lay yang begitu kuat, tangan kanan Taemin mencengkram tangan Lay yang mencekik lehernya dan balik menyerang Lay dengan sihirnya.

“Arggghhhhhh!!!!!” Lay berteriak keras saat merasakan tangannya serasa terbakar dan melepaskan cekikaknnya, dia masih memberikan tatapan penuh kebenciannya kepada Taemin.

Taemin mengusap lehernya dan menatap Lay marah, “Tunggu pembalasanku!!” Ujarnya sebelum menghilang.

-***-

“Kita harus kembali ke Korea sekarang juga!” Ujar Luhan sarat akan ke khawatiran, dia menggenggam tangan Sehun kuat.

“L hyung, kau harus ikut kami” Tandas Baekhyun sedikit memohon..

L memutar matanya, “Haruskah? Aku malas…” L memasang wajah paling tanpa dosa yang dimilikinya.

“L hyung, bukan saatnya bercanda, kau harus ikut kami ke Korea!!” Tambah Chanyeol geram.

L menghela nafas panjang, “Ini masalah keluarga kalian… Bukan masalahku” Balas L tidak peduli.

Sehun menggeram, dia langsung mencengkram kerah baju L, “Pernahkah aku mengatakan padamu betapa menyebalkannya dirimu, kau itu adik nenek kami seharusnya kau membantu kami!!!” Sehun berteriak tepat di depan muka L.

L hanya menyeringai tipis dan melepaskan cengkraman Sehun dibajunya, “Hey, tenanglah… Bukan berarti ketidakikutsertaanku ke Korea aku hanya akan diam saja disini, aku akan memikirkan cara untuk memusnahkannya dan akan menyusul kalian nanti…” Jelas L yang membuat emosi Sehun sedikit meredam.

“Musuhmu kali ini bukan orang biasa, dia mempunyai sihir dan kekuatan yang sama dengan kalian dan itu artinya bukan hanya salah satu dari kalian yang terancam tapi semuanya, dan yang lebih membahayakan lagi adalah dia hanya anak tunggal yang itu artinya dia tidak mempunyai setengah jiwa yang dibagi kepada orang lain, dan itu yang membuatnya akan sulit untuk dimusnahkan…” Tambah L yang disambut kediaman keturunan Ipswich dan Minho.

-***-

“Chen…”

Chen menolehkan wajahnya kepada Kris, dia terlihat begitu lesu dengan lingkaran mata yang hampir menyamai Tao, “Ada apa hyung?”

“Apa kau juga berfikir kalau Taemin adalah salah satu keturunan anak terlarang dari Rose Ethel dan Steve Hill?” Tanyanya pelan.

Chen menganggukkan kepalanya pelan, “Mm, aku rasa memang dia orangnya… Terbukti dengan kemiripan wajahnya dengan Kai”

Mendengar namanya disebut, Kai mendongakkan kepalanya menatap Chen dan Kris yang duduk berdampingan, “Chen hyung, maksud hyung apa?”

Chen menghela nafas panjang, “Kai, apa kau tidak ingat tentang sejarah tentang Steve Hill dan Rose Ethel?”

Kai terdiam sejenak, melayangkan ingatannya akan perbuatan kakeknya yang membuat George Ipswich murka. “Jadi maksud hyung… Taemin adalah…” Kai tidak meneruskan kalimatnya, dia hanya menatap Chen menuntut sebuah jawaban, Chen hanya menjawabnya dengan sebuah anggukan.

“Ya, dia adalah saudaramu dan aku tidak tau dengan pasti dia keturunan ke berapa, tapi satu hal yang aku yakini adalah dia sudah hidup cukup lama, bahkan mungkin saja dia sudah hidup lebih dari seratus tahun…”

Menolehkan wajahnya kepada Chen, Kris menatap Chen dengan kedua alis yang hampir menyatu, “Lebih dari seratus tahun? Apa kau yakin?”

Chen menganggukkan kepalanya pelan, “Emm, aku bisa merasakannya dari cara dia bersikap”

Kris terdiam dan terlihat berfikir, dia bersedekap dan menatap lurus ke luar jendela di mana dia bisa melihat lapangan yang di tumbuhi ilalang di sebelah rumah sakit, “Kalau memang benar usianya sudah lebih dari seratus tahun, kemungkinan selama ini dia mengawetkan kemudaannya dengan menghisap jiwa manusia dan membasuh wajahnya dengan air dari sumur Woodside Heights…” Guman Kris yang masih bisa terdengar oleh saudara-saudaranya.

Xiumin bangkit dari duduknya dan menatap Kris penuh heran, “Woodside Heights? Bukankah itu sumur kematian?”

Kris membalikkan badannya, menatap Minseok kemudian mengangguk kecil, “Memang, tapi pohon Oak tua yang tumbuh di sampingnya mempunyai kekuatan untuk mempertahankan kemudaan, bahkan keabadian, aku yakin akar pohon itu telah menyentuh sumber air di sumur dan secara tidak langsung membuat air itu mempunyai kekuatan yang sama dengan pohon itu sendiri”

Xiumin terdiam, dia memasukkan kedua tangannya ke saku celana dan melempar pandangannya ke luar, tatapannya terjatuh tepat pada sebuah bunga dandelion kecil yang tumbuh seorang diri diantara ilalang, membuatnya terlihat begitu jelas dan indah.

Xiumin menghela nafas panjang, “Setiap permasalahan pasti mempunyai jalan keluar dan cahaya yang akan menerangi jalannya…” Gumannya lirih.

-***-

Tao membuka matanya perlahan, dia menolehkan wajahnya ke segala arah dan menyadari bahwa tangan dan kakinya masih sama-sama terikat, air mata Tao sekali lagi mengalir, dia ingin menggerakkan tangan dan kakinya tapi dia terlalu lemah, dia sama sekali tidak punya tenaga.

Hingga akhirnya tatapan Tao jatuh pada genangan angin yang terbentuk di dekatnya, Tao melihat refleksi dirinya yang terlihat begitu mengenaskan dengan rambut yang kini berwarna putih, Tao tidak tau apa penyebab rambutnya berubah warna, yang jelas hatinya saat ini hanya diliputi rasa takut, sangat takut sehingga membuat air matanya terus saja mengalir walau dia hanya diam tanpa suara, Tao menundukkan kepalanya dalam.

Derap kaki yang terdengar mendekat membuat Tao mendongakkan wajahnya, derap itu terdengar semakin dekat hingga akhirnya Tao melihat sosok berjubah hitam yang kini tidak lagi menutup wajahnya, sosok itu tersenyum seperti malaikat tapi di balik senyumannya itu ada hati yang lebih jahat daari pada iblis.

“Mau apa kau?” Tao meninggikan suaranya, dia menatap Taemin penuh kebencian.

Taemin membuang mukanya sejenak kemudian kembali menatap Tao, “Apakah setiap keturunan suci seperti kalian selalu berlaku congkak?” Teriaknya, dia mmenatap Tao dengan mata yang berapi-api.

Tao mengerutkan keningnya bingung, “Keturunan suci?”

Taemin tertawa mengejek, “Oh, ayolah, apa harus ku jelaskan padamu apa itu keturunan suci? Apa kau tidak pernah membaca buku sejarah keluargamu? Apa kau benar-benar keturunan George Ipswich?” Cecar Taemin mengejek.

“Hentikan ucapanmu atau aku akan-”

“Atau kau akan?” Potong Taemin cepat, “Tao Hill, lihatlah dirimu sekarang, kau tidak mungkin bisa mengalahkanku, menyentuhku saja kau tidak bisa, kau menyedihkan!”

“Hentikan!!” Tao berteriak marah, membuat percikan api muncul di rantai yang mengikat kedua kaki dan tangannya.

Baik Tao dan Taemin sama-sama terkejut, Taemin bahkan mundur satu langkah untuk menghindari percikan api yang Tao timbulkan.

“What was that?” Taemin bertanya kepada dirinya sendiri namun tatapan tajamnya ia arah kan kepada Tao dengan sedikit mengancam.

Tao hanya diam, sebenarnya dia juga tidak tau kenapa dia bisa mengeluarkan percikan api dari tubunya, membuatnya teringat dengan ucapan L dua tahun lalu bahwa masing-masing keturunan Ipswich mempunyai kekuatan istimewa dan dia yakin ini adalah kekuatan istimewanya, kini Tao mendongakkan wajahnya menatap Taemin tak kalah tajam.

“Arrrgggghhhh!!!!”

PRANG

Tao mengerahkan seluruh kekuatannya dan menciptakan percikan api besar yang mampu menghancurkan rantai yang mengikat kedua kaki dan tangannya, dengan terseok-seok, Tao mencoba bangkit dan menegapkan tubuhnya, dia mengarahkan tatapannya yang makin menajam kepada Taemin yang terlihat masih terkejut.

“Bukan kau yang akan menghancurkanku, tapi aku yang akan menghancurkanmu…”

-***-

-TBC-

Iklan

27 thoughts on “The Hidden and The Sacred Chapter 9

  1. wah, seru.. seru.. seru..
    pasti kai kecewa banget sama taemin…
    penasaran nih sama kelanjutannya..
    pasti makin seru.. hehe
    next chingu.. ^^

  2. Wah mkin seru jha . .
    Jd taemin adlh ktrunan ipswich yg trbuang . .
    Gmn nasib nya tao??
    , & mampuh kh saudara”nya menyelamatkn tao sblum 40 hari, kalau tdk kris & tao bkalan mati . . .
    Huaaaa . . .
    Makin penasaran thor . . . !!!

  3. Ping-balik: The Hidden and The Sacred Chapter 10 | Acha's Blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s