History of MAMA II Chapter 6

HoM II

History of MAMA” II

Title : History of MAMA II

Author : Evilosh_HD a.k.a @Cha_FishyHae

Genre : Fantasy, Brotherhood, Friendship, Family, Action(?)

Lenght : Chaptered.

Main Cast :

  • EXO Member

Support Cast :

  • Super Junior’s Lee Donghae
  • SNSD’s Im YoonA

-***-

“Biar ku jelaskan secara singkat kepada kalian, memudarnya lambang MAMA Yixing membuat kekuatannya juga perlahan memudar, mungkin jika lambang itu menghilang maka kekuatan Yixing juga akan hilang…”

-***-

Part Before :5

Be Aware w/ typo(s)

Happy Reading ^^

-***

“Ada dalam bahaya besar? Memangnya ada apa dengan mereka?” Chanyeol bertanya.

Sehun yang masih memejamkan matanya hanya diam, dia tidak mengeluarkan sepatah kata pun namun sungai kecil yang mengalir dari sudut matanya cukup membuat para MAMA mengerti bahwa kedua orang tua Sehun memang benar-benar berada dalam bahaya.

“Sehunie…” Luhan menggigit bibir bawahnya kelu, dia mengusap-usap rambut Sehun perlahan berharap bahwa hal itu setidaknya bisa memberikan Sehun sedikit ketenangan.

“Akkkhhh!!” Yixing tiba-tiba menggeram pelan, dia termundur hingga tanpa sengaja menabrak salah satu guci yang ada di ruang tamu dan memecahkannya.

Para MAMA menoleh kepadanya dan menatap Yixing yang masih menggeram sambil memegangi dadanya, lambang unicorn di punggung tangannya berpendar terang tanpa diketahui apa sebabnya, Jongin yang berada di sebelah Kyungsoo langsung berpindah tempat ke sebelah Yixing dan memegangi namja berlesung pipi itu agar tidak jatuh.

“Yixing hyung, hyung tidak apa-apa ‘kan?”

Yixing tidak menjawab, dia masih terus saja menggeram sambil memegangi dadanya yang makin terasa tersayat-sayat, ada air mata yang mengalir di pipi Yixing karena dia sudah tidak tahan lagi dengan sakit yang begitu menyiksa dirinya, kulit putihnya perlahan memerah dan peluh yang tidak berhenti mengalir dari tubuhnya menyiratkan bahwa sakit yang di rasakan Yixing saat ini benar-benar tidak main-main.

“Kris, Yixing kenapa?” Suho yang berdiri di sebelah Kris bertanya kepada namja tinggi yang hanya menatap Yixing lurus tanpa mengucapkan apapun ataupun melakukan tindakan untuk menolongnya.

Kris tidak menjawab pertanyaan Suho, dia hanya tetap dalam posisinya tadi dan sama sekali tidak bergeming, mata tajamnya itu fokus pada satu titik yang menarik perhatiannya dan lolos dari pengamatan MAMA lain.

“Kris!” Suho mengguncang-guncangkan bahu namja yang lebih tinggi darinya itu untuk membuatnya sadar.

Kris menghela nafas kecil kemudian menoleh kepada Suho, dia meletakkan jari telunjuknya di depan bibirnya sendiri mengisyaratkan Suho agar diam, Suho mengerutkan keningnya bingung namun tetap saja dia menuruti ucapan Kris, Kris pasti mempunyai alasan.

Akhirnya Suho mengikuti Kris untuk mengamati Yixing yang masih terlihat begitu tersiksa dan Jongin masih disana untuk memeganginya, MAMA lain juga hanya bisa melihat tanpa mengerti apa yang harus mereka lakukan, bahkan kedua leader mereka hanya diam, itu yang membuat mereka makin bingung dengan seluruh hal yang terjadi saat ini.

“Akkkhhhhh!!!”

Yixing pingsan setelah berteriak dengan keras, Jongin dengan sigap memeganginya agar Yixing tidak terjatuh.

Kris menghela nafas panjang setelah melihat Yixing pingsan, akhirnya namja tinggi itu berjalan kemudian menggendong Yixing dan meletakkan tubuh Yixing pada sofa yang lain, dia mengenggam tangan kanan Yixing dan mengusap lambang unicorn Yixing yang terpatri di punggung tangan kanan namja berlesung pipi tersebut dan mengamatinya.

“Bisa kau jelaskan padaku sekarang?” Tanya Suho yang tiba-tiba sudah ada disebelah Kris.

Kris melepaskan genggaman tangannya kepada Yixing kemudian berdiri, dia menatap Suho dan menghela nafas panjangnya sekali lagi, “Apa kau tidak melihat ada keanehan saat lambang MAMA Yixing berpendar tadi?”

Suho mengerutkan keningnya bingung, dia menatap Kris tidak mengerti, “Keanehan? Apanya yang aneh?”

Menolehkan wajahnya kepada Yixing, Kris kembali menghela nafas panjangnya seraya menunjuk lambang unicorn di punggung tangan Yixing, “Lambang Yixing tadi berpendar merah, bukan berpendar biru… Apa kau tidak menyadarinya tadi? Dan seperti yang kau lihat saat ini, lambang Yixing terlihat memudar…”

Mendengar ucapan Kris, baik Suho maupun MAMA lain segera mengalihkan perhatian mereka kepada lambang MAMA Yixing, beberapa dari mereka juga mengecek lambang mereka masing-masing untuk memastikan apakah lambang mereka juga memudar atau tidak.

“Hyung, hanya Yixing hyung yang lambangnya memudar, kami semua tidak” Ujar Baekhyun yang lebih terdengar seperti laporan, namja bermata kecil itu memang memeriksa lambang seluruh MAMA untuk memastikan bahwa tidak ada keanehan yang terjadi kepada mereka.

Minseok maju mendekati Suho dan Kris, “Kris, apa kau mempunyai pikiran yang sama denganku?” Tanya Minseok tiba-tiba.

Kris mengerutkan keningnya bingung, “Pikiran yang sama? Memangnya apa yang kau pikirkan?”

Minseok menghela nafas panjang, “Aku rasa kalian harus membaca ini terlebih dahulu baru kalian mengerti maksudku” Ujar Minseok kemudian memberi Kris dan Suho sebuah kertas yang ia temukan di ruangan Yixing tadi.

Kris menerima kertas itu dan membacanya, keningnya mengerut saat membacanya, dia kemudian kembali menatap Minseok dan memberikan kertas itu kepada Suho, “Aku rasa kita memang mempunyai pikiran yang sama Minseok-ah…” Ujar Kris pelan, dia kemudian menatap Suho meminta pendapat, “Bagaimana menurutmu, Suho?”

Suho menghela nafas panjang, “Aku rasa aku juga sependapat dengan kalian…”

“Hyungdeul, bisakah kalian menjelaskannya kepada kami? Kami benar-benar bingung dengan percakapan kalian tadi” Protes Jongdae sedikit mendengus.

Luhan menatap Jongdae dan menghela nafas panjang, “Biar ku jelaskan secara singkat kepada kalian, memudarnya lambang MAMA Yixing membuat kekuatannya juga perlahan memudar, mungkin jika lambang itu menghilang maka kekuatan Yixing juga akan hilang…” Jelas Luhan yang telah membaca pikiran ketiga temannya.

“Apa??” Para MAMA serentak kaget, mereka membulatkan mata tidak percaya.

“Hey hey hey, kalian tidak perlu sekaget itu, untuk saat ini itu masih spekulasi kami saja, sebenarnya jika ada Donghae hyung dan Yoona noona mereka pasti akan menjelaskan semua ini, tapi…” Kris tidak melanjutkan kalimatnya, dia hanya mengalihkan tatapannya kepada Sehun yang masih menutup matanya, dia menghela nafasnya kembali dan menatap para MAMA, “Kalian pasti lelah saat ini, kalian istirahat saja, biar kami yang akan mengurusi hal ini…”

“Tapi hyung-”

“Kyungsoo, sudahlah…” Ujar Suho memotong ucapan Kyungsoo, “Benar apa yang dikatakan Kris, kalian istirahat saja, biar aku dan Kris yang akan mengurusi hal ini, kami adalah leader kalian, ini sudah tugas kami… Dan aku yang akan menjaga Yixing malam ini, dan untuk Sehun… Aku rasa tidak ada orang lain yang lebih tepat untuk menjaganya dari pada dirimu, Luhan…”

-***-

-Korea National Laboratory and Research.
08:00 AM

“Chanyeol-ssi?”

“N-ne, Jimin-ssi?” Chanyeol sedikit kaget ketika Jimin memanggilnya, wajar saja, dia sedang fokus dengan obyek yang di telitinya saat ini.

Jimin tersenyum tipis kemudian duduk di samping Chanyeol, dia menyodorkan sebuah map di depan Chanyeol yang sukses membuat Chanyeol mengerutkan keningnya bingung.

“Chanyeol-ssi, bacalah isi map ini, aku yakin kau akan kaget setelah membacanya” Ujarnya sambil tersenyum tipis.

“Ne” Chanyeol pun mengambil map itu dan mulai membaca isinya, dan seperti apa yang sudah Jimin prediksikan, mata Chanyeol sukses membulat lebar ketika selesai membaca isi dari map tersebut. “Jimin-ssi, yang ada di dalam sini serius ‘kan? Kau tidak sedang bercanda denganku ‘kan?” Tanyanya tanpa menatap Jimin, tatapannya hanya fokus pada lembaran kertas yang ada di depannya.

Jimin terkekeh kecil, “Tentu saja tidak, bukankah disitu juga ada tanda tangan dan stempel resmi dari pemilik Chemistry Inc.? Selamat Chanyeol-ssi, penelitianmu kemarin sukses besar” Jimin menepuk punggung Chanyeol beberapa kali sebagai ucapan selamat, namun Chanyeol masih saja membeku menatap map yang ada di depannya.

“Chanyeol-ssi, sekarang bukan saatnya kau melamun, sekarang kau akan ku antar ke laboratorium Chemistry Inc. karena mulai besok kau akan masuk ke dalam jajaran peneliti utama disana…”

“Ne???” Chanyeol menyeru kaget, dia menatap Jimin dengan mata yang membulat, “P-peneliti utama???”

Jimin kembali terkekeh, dia kembali menepuk bahu Chanyeol, “Chanyeol-ssi, kau tidak perlu sekaget itu, sudahlah, mari kita berangkat sekarang…” Ajaknya kemudian menarik Chanyeol untuk mengikutinya.

-***-

-Laboratory, Chemistry Inc.
08:00

“Chanyeol-ssi, apa kau gugup?” Jimin bertanya.

Chanyeol menganggukkan kepalanya beberapa kali, “Uhm, aku benar-benar gugup”

Jimin terkekeh, “Chanyeol-ssi, kau tidak akan sedang bertemu presiden, santai saja!” Ujarnya sambil menepuk bahu namja yang jauh lebih tinggi dari dirinya, “Ah! Itu beliau, itu pemilik Chemistry Inc.” Jimin menunjuk seseorang yang baru saja masuk ke dalam ruangan lab dengan menggunakan jas hitam.

Chanyeol menahan nafasnya sejenak menghilangkan kegugupannya, dia mencoba tersenyum kepada pemilik Chemistry Inc. yang bermata sipit tersebut, “Anneyeonghaseyo” Sapa Chanyeol sopan sembari membungkukkan badannya.

“Ne, annyeonghaseyo…”

“Sajangnim, dia adalah peneliti yang akan bekerja disini sebagai salah satu peneliti utama mulai besok” Jelas Jimin.

Pria itu mengangguk, “Mm, saya sudah mengetahuinya, nama anda Park Chanyeol ‘kan?” Tanyanya sambil menjulurkan tangan.

Chanyeol membalas uluran tangan pria tersebut, “Ne, nama saya Park Chanyeol”

Pria itu kembali tersenyum sambil menjabat tangan Chanyeol, “Saya Min Suga”

-***-

-Agent’s room
09:00 AM.

Tao menyelonjorkan tubuhnya malas di sofa ruang agen, matanya beberapa kali terlihat akan tertutup namun dia berusaha menahannya untuk tetap terbuka, hingga akhirnya Jongin masuk dan langsung menuju mesin pendingin untuk mengambil salah satu minuman kaleng dan langsung meminumnya, Jongin yang melihat Tao terkantuk-kantuk di sofa langsung menyentuhkan kaleng dinginnya di leher Tao agar namja itu membuka matanya.

Tao terlonjak, dia langsung bangkit dan menatap Jongin kesal, “Ya!! Apa kau tidak tau kalau kaleng itu dingin??” Ujarnya bersunggut-sunggut.

Jongin menyeringai tipis, “Justru karena itu aku melakukannya” Jawab Jongin sama sekali tidak merasa bersalah.

“Kau menyebalkan!”

Jongin kembali menyeringai tipis kemudian duduk di sofa, “Hey, aku hanya ingin membuatmu membuka mata, tidak perlu kesal seperti itu…”

Tao mendengus, “Sekarang kita tidak mempunyai misi apapun, apa salahnya kalau aku ingin tidur?”

“Kalau kau ingin tidur silahkan saja” Tanggap Jongin enteng.

“Ya!! Kim Jongin kau benar-benar-”

Tao tidak melanjutkan kalimatnya ketika melihat Jin masuk ke dalam ruangan agen, Jongin hanya terkekeh kecil dan hanya melirik Jin sekilas, namun rencananya untuk melirik Jin sekilas gagal karena melihat ada keanehan dengan namja yang mempunyai bahu lebar itu, namja yang biasanya selalu ramah terlebih kepadanya itu kini terlihat seperti murung, dia bahkan tidak menyapa Jongin maupun Tao yang jelas-jelas ada di dalam ruangan itu.

Jin masuk ruangan hanya untuk ke lokernya mengambil sesuatu kemudian keluar tanpa mengucapkan apapun, Jongin kembali menyeruput minumannya setelah Jin pergi dan masih menatap pintu yang berwarna hitam itu.

“Ya! Jongin-ah, apa dia baik-baik saja? Tidak biasanya bocah itu diam ketika melihat kita” Tao mengungkapkan keheranannya.

Jongin mengendikkan bahunya, “Entahlah, aku juga merasa ada yang aneh darinya”

-***-

-Sehun’s House
09:30 AM.

“Kau sudah bangun?” Kyungsoo masuk ke dalam kamar Sehun dan mendapati Sehun sedang duduk di dekat jendela kamarnya.

Sehun menoleh, dia tersenyum tipis kepada Kyungsoo dan mengangguk.

Kyungsoo membalas senyuman Sehun dan meletakkan bubur yang dibuatnya di meja di samping ranjang Sehun, dia melangkahkan kakinya dan duduk di kursi di depan Sehun, “Mau bercerita kepadaku?” Tawarnya.

Sehun menatap Kyungsoo ragu, Kyungsoo yang mengerti arti dari tatapan Sehun yang ditujukan kepadanya hanya tersenyum tipis dan mengelus kepala Sehun pelan.

“Sehun-ah, aku ini juga kakakmu… Tapi kalau kau tidak ingin bercerita kepadaku aku juga tidak akan memaksa…” Kyungsoo berujar lembut, dia sama sekali tidak memaksa Sehun untuk bercerita kepadanya, dia sangat mengerti bagaimana sifat Sehun, sedangkan Sehun, dia hanya menatap Kyungsoo dan diam.

Sehun tiba-tiba mengalihkan tatapannya keluar jendela dan menghela nafas panjang, “Mereka ada dalam bahaya besar…” Ujarnya setelah terdiam cukup lama.

“Donghae hyung dan Yoona noona maksudmu?”

Sehun mengangguk, “Mereka menyerang Papa dan Mama kemarin… Itu yang menyebabkan aku jatuh pingsan…” Jelas Sehun.

Mata Kyungsoo membulat, “Mereka? Mereka siapa?”

Sehun mengalihkan pandangannya menatap Kyungsoo, dia menggeleng pelan, “Aku tidak tau hyung, yang jelas mereka telah menculik kedua orang tuaku dan memisahkannya, mereka menyembunyikan orang tuaku di tempat yang terpisah di Sanguinets…”

“Apa kau bilang? Kalau begitu kita harus segera menyelamatkan mereka!! Kau harus segera melaporkan hal ini kepada Kris hyung dan Suho hyung agar kita bisa langsung ke Sanguinets!”

Sehun terdiam dan menunduk, ada butiran air mata yang menetes dari kedua sudut mata sendu itu, “Tidak bisa hyung… Kita tidak bisa ke Sanguinets…”

“Wae? Kenapa tidak bisa??!!”

“Karena Arose Cube telah dihancurkan oleh mereka yang telah menculik Donghae hyung dan Yoona noona…”

Suara Luhan terdengar membuat Kyungsoo menoleh, dia melihat Luhan masuk ke dalam dan segera memeluk Sehun yang kini menangis.

“Sshhh… Uljima… Hyung akan mencari jalan lain agar kita bisa ke Sanguinets dan menyelamatkan kedua orang tuamu, aku sudah membicarakannya dengan Kris dan Suho, jadi sekarang aku mohon jangan menangis lagi…” Suara Luhan bergetar, sepertinya dia juga akan ikut menangis bersama Sehun.

Kyungsoo terdiam, dia hanya melihat Luhan yang masih berusaha menenangkan Sehun yang masih saja menangis.

BRAKK

Pintu kamar Sehun terbuka keras, ketiga orang tadi langsung melihat ke arah pintu dan mendapati Baekhyun dan Jongdae dengan nafas yang terengah-engah.

“Kenapa nafas kalian seperti itu? Apa kalian baru saja selesai berlari?” Tanya Kyungsoo.

“Bukan saatnya kau bertanya seperti itu!” Jawab Baekhyun yang kemudian mengalihkan tatapannya kepada Luhan dan Sehun, “Luhan hyung, Sehun-ah… Yixing hyunghh… Yixing hyunghh…”

“Ada apa dengan Yixing?”

Jongdae masuk dan menarik tangan Luhan dan Sehun, “Kalian lihat saja sendiri keadaannya!!” Ujarnya kemudian menyeret mereka menuju kamar Yixing, sedangkan Baekhyun, dia menyeret Kyungsoo yang masih saja terlihat kebingungan.

Keenam orang itu masuk ke dalam kamar Yixing untuk melihat keadaan salah satu saudara mereka itu.

“Astaga, Yixing!!”

-***-

-TBC-

Iklan

45 thoughts on “History of MAMA II Chapter 6

  1. yah, kenapa tbc sih.. padahal lagi seru-serunya…
    trus itu yixing kenapa? jadi penasaran nih,
    ditunggu kelanjutannya chingu.. ^^

  2. Kenapa ceritanya cuman pendek T.T
    itu jin sama yixing kenapa? Yang nyulik orang tua sehun siapa sih? Next chapternya cepetan ya eon

  3. Aigoo…ada apa dngan yizing thor…???
    Tlong jangan buat penasarn yg akut thor…mengingat author lg mode jrang update karna sibuk kerja….aduh2…
    Thor yixing ga’ pa2kn ya…???
    Aduh tuhkn q jd penasran wes…

  4. Author..kerja dimana?
    jangan bikin penasaran yixing oppa kenapa?,donghae oppa dan yoona eonnie mana?
    ih makin geregetan
    next ya..semangat

  5. Sumpah itu tbc gak pas bnget…
    yixing knapa??? Yixing kenapaaa????
    Huaaa pnsarannn,,,
    kok kyaknya mkin bnyak msalah yg hrus dihadapi sma para mama ya thor? Bhkan kyaknya stiap mama psti pnya mslah individual sndri.. Omg ada apa grangan??
    Itu yoona ama donghae diculik siapa?
    penasarannnnn

  6. Tumben pendek cha :—(
    Dan tbc nya di saat yg tidak tepat mueheheh
    Wah ada BTS nya, dia jadi apa ya? Org baik atau org jahat..
    Di tunggu kelanjutannya acha^^ fighting ^^9

  7. Anyeonghaseyoo. Aku reader baruuu. Aku baca ff history of Mama dari season 1 ampe 2 . Tapi aku mau minta maaf, karna aku komennya disini;;) Ff-nya keren bangeett , sku suka banget sama ff action kayak ginii, alurnya cerdas bangettt. FF-nya Daebakk(y) keepp writing yah chingu, salam kenal:)

  8. Yixing kenape lagi tu T_T
    merinding waktu baca bagian kris dan suho, suho blg, kami berdua adalah ‘leader’ -_-
    Lanjut Author kesayangan ~

  9. Anyeong~ aku Vebby main langsung komen di chapter ini. Kebiasaan liat yg terakhir baru awal sih kkkk

    Keren bgt ceritanya
    Lay kenapa mati kah dia? 😛

    Haha oh y Kotak acros cube itu apa?

  10. Wahhh…..
    Kira” siapa mreka yg udah nyulik yoonhae ….. ???
    Knp cm yixing oppa yg sperti itu …..???
    Bkn BTS yg jd jahat nya kn ???
    Bener” penasaran ma chapt selanjuutnya …..

  11. Ping-balik: History of MAMA II Chapter 7 | Acha's Blog

  12. Ada apa lagi dgn mereka?
    Knpa semuanya jadi semakin rumit?
    Siapa dalang dibalik semua ini?
    Dan bagaimana bisa donghae sama yoona diculik?
    Sebenernya apa motiv mereka?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s