[12th] – Angel

Angel

Title : Angel

Author : Evilosh_HD a.k.a @Cha_FishyHae

Lenght : Chaptered

Genre : Fantasy

Cast :

  • EXO’s Kim Kai a.k.a Kai
  • EXO’s Do Kyungsoo a.k.a D.O
  • EXO’s Park Chanyeol a.k.a Chanyeol
  • EXO’s Oh Sehun a.k.a Sehun
  • Other (Find By Yourself)

-***-

Part Before : 11th

Be aware w/ typo(s)

Happy Reading ^^

-***-

“Maksudku kedatanganku? Tentu saja ingin bermain-main dengan kalian…”

Sehun menatap orang itu lekat-lekat dan menghela nafas berat, “Sebaiknya kau pergi sekarang juga, jangan ikut campur dalam masalah ini, Klee… Aku tidak ingin menyakiti adikku sendiri…” Kini ucapan Sehun berubah lembut, dia sangat mengerti bagaimana watak adiknya –Krystal-, gadis itu akan makin membangkang jika dia menanggapinya dengan cara yang kasar.

Disisi lain Kai tertegun, tatapan tajamnya tadi kini juga berubah lembut, tidak bisa dia pungkiri bahwa makhluk Streptocasei di depannya ini memang sungguh mempesona dengan kecantikan tanpa cela, apalagi setelah mendengar ucapan Sehun yang menurutnya sangat manis kepada adiknya tadi, Kai bisa merasakan kasih sayang seorang kakak yang tulus dari balik kalimat itu.

Krystal berdecak seakan meremehkan kedua orang yang ada didepannya, “Oh Sehun, kau selalu berfikir negative kepada adikmu sendiri…” Ujar Krystal penuh penekanan.

“Maksudmu?” Kedua alis Sehun bertaut tanda tidak mengerti.

Krystal tidak menjawab, dia hanya melangkahkan kakinya dan berjalan memutari Kai yang juga ikut menautkan kedua alisnya sama seperti Sehun dan mengikuti arah gerak Krystal yang berjalan mengitarinya, mereka berdua sama sekali tidak mengerti kemana arah pembicaraan Krystal.

“Klee, bisakah kau menjelaskannya kepada kami? Jangan membuat kami bingung”

Krystal membuang nafas panjang, dia melipat kedua tangannya di depan dada dan menatap dua makhluk di depannya ini bergantian, “Oke, mungkin ini terdengar sedikit bodoh jika aku mengatakkannya, tapi pertama-tama hilangkan pikiran negative kalian tentangku, terutama kau!” Ujarnya sambil menunjuk Kai tepat dihidungnya.

Kai sedikit terkejut namun dia berhasil menguasai dirinya, dia mengusap tengkuknya kikuk, “Uhm… B-baiklah…”

Kedua sudut bibir Krystal tertarik dan membentuk senyuman yang teramat manis, “Good”, di lipatnya lagi kedua tangannya dan kembali menatap kedua orang itu bergantian, “Baiklah sekarang dengarkan aku, aku tidak tau kenapa tiba-tiba hatiku menyuruhku untuk menyelamatkan ‘Nomel’ yang -yeah… Kalian tau kalau ‘Nomel’ itu adalah incaranku sebelumnya, tapi itu dulu, sekarang aku ingin membantu kalian menyelamatkan Kyungsoo, aku juga sudah menemui Jaejoong tadi di rumahnya dan dia bilang dia akan menyusul kesini besok, dan dari yang ku dengar kalian berdua sudah meminta bantuannya lebih dulu…”

Lagi, Sehun menautkan kedua alisnya bingung karena perubahan adiknya yang tiba-tiba, namun dia ingat, dalam tubuh Krystal masih mengalir darah Erudite sekalipun adiknya itu adalah Streptocasei murni, dan ia yakin itu sebabnya-lah Krystal tiba-tiba mendapat dorongan untuk menyelamatkan Kyungsoo.

Berbeda dengan Sehun, Kai menatap Krystal dari bawah keatas dengan tatapan yang amat sangat meragukan wanita yang ada di depannya ini, dia bahkan sesekali menggeleng kecil namun matanya tidak lepas dari gadis cantik berambut merah yang juga balas menatapnya bingung.

“Kenapa kau melihatku seperti itu?” Ketus Krystal.

Kai menghela nafas panjang, “Bagaimana bisa aku percaya dengan makhluk sepertimu?”

“Hey!!! Kau itu-”

“Klee, sudahlah…” Sehun menahan Krystal agar dia tidak mengumpat kepada angel yang mempunyai alasan kuat kenapa dia tidak bisa mempercayai Krystal dan Sehun sangat memahami itu, Kai memang tidak tau apa-apa, kini Sehun mengalihkan tatapannya kepada Kai dan memberinya seulas senyuman tipis, “Percayalah, Krystal adalah orang yang menggunakan hatinya, apapun yang dilakukannya selalu atas dasar menuruti kata hati, jika dia mengatakan dia ingin menyelamatkan Kyungsoo berarti itu juga benar-benar dari hatinya, dengan kata lain, dia akan membantu menyelamatkan Kyungsoo dengan tulus…”

Kai menatap Sehun tidak yakin, “Aku akan berusaha untuk mempercayainya, tapi-”

“Kai…” Sehun memotong ucapan Kai dan menepuk bahu angel itu halus, “Percayalah, aku sangat mengenal adikku dan kau tidak perlu meragukan itu…” Ujarnya mengusir keraguan yang ada di dalam hati Kai.

Berangsur-angsur Sehun bisa melihat mata yang tadi menyiratkan adanya keraguan itu memudar, Kai menghela nafas panjang menyerah, “Baiklah, aku akan percaya…”

Sehun tersenyum tipis, “Terima kasih sudah mempercayai kami…” Ujarnya tulus, Kai hanya mengangguk kemudian mengalihkan tatapannya kepada Krystal yang masih dalam posisinya tadi, tangan yang terlipat di depan dada dengan ekspresi wajah yang datar, sangat persis dengan kakaknya yang awalnya Kai kira adalah mayat hidup karena sama sekali tidak ada ekspresi di wajah mereka.

Dan malam itu, di tengah hutan yang bertemankan kegelapan dan temaram cahaya rembulan yang memaksa masuk lewat celah-celah ranting pohon, ada benang-benang persahabatan yang perlahan terjalin antara ketiga makhluk dengan jenis yang berbeda itu, dan diantara mereka bertiga, tidak ada yang tau apa sebenarnya maksud dari permainan takdir yang dengan sengaja mempertemukan mereka bertiga kemudian menempatkan mereka ke dalam satu masalah dan memaksa mereka untuk menyelesaikannya bersama-sama.

-***-

Kyungsoo masih saja memejamkan mata, dia kini di tempatkan disebuah ruangan yang bisa dibilang menyeramkan karena ruangan ini hanya mengandalkan penerangan dari lilin-lilin yang berjejer di setiap sudut ruangan dan di atas patung-patung berbentuk satan dengan gada yang ada di tangannya, Kyungsoo sendiri dibaringkan di atas sebuah peti kayu hitam dengan lilin yang mengelilinginya.

Kreeekk

Pintu kayu ruangan tersebut terbuka, dari balik pintu itu muncul sosok tinggi dengan telinga sedikit mencuat yang melangkahkan kakinya perlahan ke dalam, sosok itu –Chanyeol, menghentikan langkahnya ketika sampai di peti yang di atasnya terbaring Kyungsoo, entah mendapat dorongan dari mana tapi tangan itu perlahan mengusap rambut hitam Kyungsoo, Chanyeol tersenyum tipis dan menatap Kyungsoo penuh iba.

Dia menghela nafas panjang, “Kenapa aku merasa kasihan kepadamu? Bukankah tujuan awalku adalah membunuhmu untuk membangkitkan Changmin agar bangsaku bisa kembali seperti semula?” Chanyeol bergumam.

Dia terus menatap Kyungsoo lekat dan berkali-kali menghela nafas panjang, “Kau tau, aku sangat khawatir karena kau tak kunjung membuka matamu semenjak noona-ku menyuntikkan cairan itu ke dalam tubuhmu, sebenarnya aku juga tidak mengerti apa yang disuntikkannya tapi aku harap kau akan baik-baik saja, dan juga…” Chanyeol menggantungkan ucapannya sejenak ketika melihat lambang matahari di kening Kyungsoo berpendar, “Aku minta maaf…” Lanjutnya pelan.

Dari balik pintu ruangan itu ada seseorang yang menggeram tertahan, tangan lentiknya terkepal erat, iris matanya yang seharusnya berwarna hitam kini telah berubah menjadi kuning menandakan bahwa dia saat ini sedang marah, dia –Park Yura, saat ini sedang tersulut emosinya karena melihat tingkah laku adiknya yang sama sekali menyimpang dari apa yang diinginkan dirinya, juga keluarganya.

Dia melangkahkan kaki jenjangnya menuju ruangan kakeknya berniat melapor, -tentu saja- karena dia memang sangat membenci jika ada sesuatu yang tidak sesuai dengan keinginannya, dia bahkan sama sekali tidak memperdulikan status Chanyeol yang merupakan adiknya.

“Haraboji, apa kau tau bagaimana menjengkelkannya Chanyeol? Bisa-bisanya dia mempunyai rasa kasihan kepada makhluk sampah itu!!” Dengusnya berapi-api, sedangkan kakek Yura yang sedikit terlonjak ketika Yura masuk tanpa mengetuk pintu kemudian marah-marah seperti itu hanya memberinya senyuman tipis.

“Kenapa kau marah-marah seperti itu? Apa kau ingin wajahmu terlihat tua? Bagaimana kalau setelah Changmin dibangkitkan kau tidak lagi terlihat cantik?”

Yura kembali mendengus, “Haraboji!!”

Seseorang yang Yura panggil haraboji itu bangkit dari tempat duduknya dan berjalan menuju Yura, dia mengelus kepala Yura dan menatap cucunya itu dengan tatapan yang memiliki sejuta arti, “Park Yura, dengarkan haraboji baik-baik, jika kau tidak ingin Chanyeol menjadi penghalangmu kenapa kau tidak singkirkan saja dia?”

Mata Yura membulat, “M-maksud haraboji? Haraboji menyuruhku untuk membunuh Chanyeol, begitu?” Tanya Yura hati-hati, dia takut salah mengartikan apa arti dari ucapan kakeknya barusan, namun respon kakeknya kembali membuat kedua bola mata Yura membulat, kakeknya tidak menyanggah, dia malah tersenyum dan mengangguk.

“Benar sekali, Park Yura… Kalau kau membunuh Chanyeol maka semuanya mungkin akan lebih mudah…”

Untuk sesaat Yura tertegun dan mematung, namun sedetik kemudian salah satu ujung bibirnya tertarik membentuk sebuah seringaian tipis di wajah cantiknya, “Haraboji benar, aku harus menyingkirkan semua yang menghalangiku agar rencanaku berjalan dengan sempurna…”

Tanpa kedua orang itu ketahui, sebenarnya Chanyeol mendengar percakapan mereka -tanpa sengaja tentunya, dia hanya bisa menghela nafas panjangnya pasrah kemudian melangkan kakinya gontai menuju ke ruangan Kyungsoo lagi, “Baiklah kalau itu yang kalian inginkan…”

-***-

Sehun membangunkan adiknya yang tertidur pulas dipangkuannya, dia tersenyum, adiknya ini sebenarnya polos, namun obsesi dan statusnya sebagai Streptocasei murni keturunan Dauntless membuat sikapnya sedikit –ah, tidak sedikit, tapi sangat menjengkelkan, tapi walau bagaimanapun dia tetap adiknya, adiknya yang ia sayangi, dan lucunya bukan hanya Krystal yang tertidur di pangkuan Sehun, namun Kai juga melakukan hal yang sama, angel itu tertidur di pangkuan Sehun setelah menceritakan banyak hal kemarin malam, dengan keadaan seperti ini, Sehun menjadi merasa seperti seorang ayah dengan dua anak yang manja kepadanya.

Kedua makhluk itu –Kai dan Krystal, baru saja bangun ketika mendengar suara gemerisik daun terinjak dari dalam hutan yang mau tidak mau membuat mata mereka langsung melebar siaga, ada kemungkinan jika itu adalah Jaejoong mengingat mereka memang menunggu kedatangan Jaejoong ke tempat ini, namun tidak menutup kemungkinan juga bahwa itu makhluk jenis lain yang bisa saja membahayakan mereka karena tempat dimana mereka berada sekarang memang bisa dikatakan dekat dengan tempat makhluk-makhluk bawah tinggal.

Suara itu semakin mendekat, membuat ketiga orang itu merapat dan mempertajam tatapan mereka.

“Oh Sehun, lihat disitu!” Ujar Kai berbisik kepada Sehun ketika melihat semak-semak yang ditatapnya bergerak tak normal.

Dada ketiga makhluk itu berdegup kencang, mereka belum tau apa yang akan mereka hadapi nanti, dan mata ketiganya pun membulat sempurna ketika melihat siapa yang muncul di balik semak-semak, itu adalah orang yang mereka kenal, namun bukan hanya satu orang, tapi dua orang dengan seseorang dengan tubuh mungil yang digendong dipunggung seseorang yang lebih besar.

“Tolong selamatkan kami…”

-***-

-TBC-

Iklan

13 thoughts on “[12th] – Angel

  1. itu yg datang kerumah sehun pasti chanyeol sama kyungsoo ..
    ciecie klee pasti suka sama kai tuh makanya dy berubah baik wkwkwk #ngawurrr

    ditunggu lanjutannya author

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s