Demon’s Heart (1/3)

Demon's Heart

Demon’s Heart

Title : Demon’s Heart

Author : Evilosh_HD a.k.a @Cha_FishyHae

Genre : Fantasy, Friendship.

Lenght : (1/3)

Cast :

Do Kyungsoo [EXO] || Byun Baekhyun [EXO] || Lee Sungyu [Infinite] || Lee Seungyeol [Infinite] || Lee Sungjong [Infinite] || Lee Jonghyun [ CN Blue] || Kang Minhyuk [CN Blue] || Song Qian / Vicoria [F(x)]

-***-

“Deep in the darkest night… When there’s no one around his force is coming… There’s no way out”

-***-

A/N:

Kak Amy~~ Ini rikuesannya, tapi saya ga tau kak amy suka apa ga, otak saya lagi di sibukkan dengan hal-hal yang berbau universitas, maaf seandainya ga bisa mencapai/? ekspektasi kak Amy~ tapi semoga kakak suka deh, tentunya readers yang lain juga ^^

Happy reading yeorobun~ :*

-***-

Euripides adalah sebuah tempat di belahan bumi yang tersembunyi dari jangkauan manusia –bahkan bisa dibilang tak kasat mata-, sebuah tempat yang menjadi rumah untuk para Demons dari berbagai kota di seluruh dunia, atau mungkin hanya sebuah persinggahan bagi para Demons yang lebih memilih untuk hidup berdampingan dengan manusia.

Di sana hidup berbagai makhluk yang mungkin hanya bisa ditemukan di buku mitologi atau fiksi, dan jangan sekali-kali berfikir bahwa mereka mempunyai fisik yang menyeramkan, mereka mempunyai fisik sama dengan manusia, bahkan mungkin lebih sempurna dengan ketampanan atau kecantikan yang bisa membuat nafas tercekat. Hanya pada waktu-waktu tertentu saja mereka merubah wujud mereka, itu pun hanya sebagai pertahanan diri, selebihnya mereka menggunakan tubuh ‘manusia’-nya untuk menjalani kehidupan mereka.

-***-

Cahaya bulan tidak mampu menembus lebatnya hutan Euripides, membuat hutan yang menjadi tempat tinggal beberapa Demons itu terasa semakin mencekam, bahkan hutan yang mempunyai julukan ‘Land of Death’ ini bisa berubah menjadi ‘Second Hell’ ketika malam karena para Demons yang pulang dari ‘berburu’ membawa buruannya dan ‘mengolahnya’ di hutan ini.

Termasuk salah satu Mammon mungil yang kembali dari perburuannya di salah satu kota di belahan bumi yang bernama Seoul, Mammon mungil itu membawa seorang manusia yang juga sama mungilnya dengan dia, buruannya itu sekarang sedang tidak sadarkan diri.

Para Mammon sebenarnya terkenal akan keserakahan mereka, namun ada sebuah pengecualian untuk Mammon mungil ini, dia sama sekali tidak serakah, malah terkesan terlalu lembut untuk seorang Demon yang masuk ke dalam jajaran tujuh golongan Demon yang paling di hormati. Mammon mungil ini bahkan lebih sering melepaskan buruannya ketimbang mengolahnya dan menjadikan buruannya itu sebagai makanan, dia hanya berburu manusia agar Demon lain tidak menyadari bahwa dia sedikit berbeda.

Mammon mungil itu hanya menatap buruannya yang perlahan menggeliatkan tubuhnya, sepertinya buruannya ini akan segera sadar.

Dan benar saja, buruannya itu perlahan membuka mata kecilnya, dia mengerjap berkali-kali sebelum mengubah posisinya menjadi duduk, mata sipitnya mengamati sosok bermata biru yang ada di depannya dengan bibir mengerucut.

“Siapa kau?”

“Aku Kyungsoo, dan aku adalah seorang Mammon” Jawab Kyungsoo.

Buruan Kyungsoo menaikkan sebelah alisnya, “Mammon? Kau? Kenapa kau sama sekali tidak terlihat beringas?”

Pertanyaan buruannya itu membuat Kyungsoo sedikit terhenyak, “Kau tau apa itu Mammon?”

Buruan Kyungsoo mengangguk pasti, dia kemudian menyisir apa yang ada disekelilingnya sebelum kembali menatap Kyungsoo, “Ini hutan Euripides ‘kan?” Tanyanya lagi dan kembali membuat Kyungsoo membelalakkan matanya yang sudah lebar itu.

“B-bagaimana kau tau?”

Buruan Kyungsoo menghela nafas panjang, dia bangkit dari tempat duduknya dan mengulurkan tangan kepada Kyungsoo, “Perkenalkan, namaku Baekhyun dan aku ini setengah Malphas setengah manusia”

Malphas?????” Kyungsoo berteriak heboh, matanya yang sudah bulat itu terlihat seperti akan keluar dari tempatnya.

Baekhyun kembali mengangguk, “Mm, ayahku adalah seorang Malphas dan ibuku seorang manusia, aku tau semuanya tentang Euripides, sebenarnya sudah lama aku ingin kesini, tapi ibuku selalu saja melarang dengan alasan aku bisa saja terbunuh mengingat jiwa Demon-ku hanya setengah, terlebih lagi ayahku juga telah dibunuh oleh seorang Apollyon yang sekarang menjadi pemimpin disini”

“Tunggu, pemimpin disini? Maksudmu King Jonghyun?”

Baekhyun kembali mengangguk, “Mm, dia yang telah membunuh ayahku, seandainya ayahku tidak dibunuh olehnya mungkin ayahku yang sekarang menjadi raja di Euripides” Baekhyun membuang nafasnya kasar, “Dia bahkan bukan seorang Malphas…” Lirihnya.

Kedua alis Kyungsoo bertaut bingung, “Bukan seorang Malphas? King Jonghyun bukan seorang Malphas?” Tanya Kyungsoo untuk memastikan pendengarannya tidak salah.

Baekhyun menghela nafas panjangnya, dia menatap Kyungsoo dan tersenyum tipis, “Jonghyun memang bukan seorang Malphas, dia hanya seorang Apollyon yang mengaku-ngaku menjadi Malphas hanya karena berhasil membunuh salah satu dari mereka dan meminum darahnya, tidak ada yang mengetahui tentang hal ini kecuali tiga orang Alastor yang menjadi pengawal pribadinya, dan seorang lagi bernama Minhyuk yang merupakan seorang Malphas dan hanya memilih untuk diam”

“Bagaimana kau mengetahui itu semua?” Kyungsoo mengungkapkan keheranannya, lagi-lagi Baekhyun membuang nafasnya kasar, kali ini dia mendongak menatap bulan yang sedikit menunjukkan dirinya di balik rindangnya dedaunan Euripides.

“Minhyuk menceritakan semuanya kepadaku tepat ketika aku baru menginjak usia delapan belas tahun, aku masih ingat dengan jelas bagaimana dia datang waktu itu, dia memakai jubah hitam dengan tudung yang hampir membuatku pingsan karena takut” Baekhyun tersenyum kecil.

Kyungsoo makin tidak mengerti, kedua alisnya yang bertaut sepertinya makin bertaut satu sama lain, “Sebenarnya apa hubunganmu dengan Minhyuk?”

“Minhyuk… Dia adalah adik ayahku…”

-***-

Kyungsoo membawa Baekhyun ke tempat tinggalnya, sebuah rumah kecil yang berada di salah satu bagian terdalam hutan Euripides, meskipun rumah itu sangat sederhana, tapi rumah Kyungsoo itu sangat nyaman dan hangat.

“Aku membuatkanmu teh karena aku yakin kau tidak meminum darah” Ujar Kyungsoo sembari menyodorkan segelas teh kepada Baekhyun.

“Tidak juga, terkadang aku juga meminum darah jika aku benar-benar merasa lemah” Jawab Baekhyun santai.

“Benarkah?”

Baekhyun mengangguk kecil, “Mm” Baekhyun kemudian menyeruput tehnya dan kemudian menatap Kyungsoo seperti mengamati Demon bermata bulat tersebut.

“Kenapa kau menatapku seperti itu?” Tanya Kyungsoo yang merasa risih di perhatikan seperti itu oleh Baekhyun.

Baekhyun mengendikkan bahunya, “Entahlah, aku hanya merasa kalau kau bukan hanya seorang Mammon, Kyung… Aku merasa kau mempunyai dua atau bahkan tiga jiwa Demon dalam dirimu”

“Tck, apa hanya karena dirimu setengah Malphas dan setengah manusia kau bisa menganggap Demon lain sama sepertimu?”

Baekhyun menggeleng kecil, “Bukan begitu Kyung, aku benar-benar merasa ada sesuatu yang berbeda dari dirimu, kau sendiri menyadari kalau kau sedikit berbeda dari Mammon lain ‘kan?”

Skakmat!

Kalimat yang keluar dari mulut Baekhyun berhasil membuat Kyungsoo bungkam, dia memang menyadari kalau dia sedikit berbeda, tapi bukankah itu sebuah hal yang wajar kalau dia mempunyai sedikit sifat yang berbeda? Dan bukankah seluruh makhluk di dunia ini memang di takdirkan untuk memiliki sifat yang berbeda sekalipun masuk ke dalam jenis makhluk yang sama? Tapi apa yang di ucapkan Baekhyun membuat dia berpikir ulang tentang teorinya itu, Malphas selain terkenal sebagai pemimpin para Demons mereka terkenal dengan kemampuan penalaran yang luar biasa tentang klasifikasi para Demon, bahkan ada yang mengatakan bahwa seorang Malphas bisa mengidenifikasi seorang Demon hanya dengan hembusan nafas mereka.

“Aku benar ‘kan, Kyung?”

Kyungsoo mengangguk ragu, “Aku rasa begitu…”

Baekhyun menghela nafas panjang, dia menyandarkan tubuhnya pada kursi yang dilapisi kulit beruang itu, “Hhhhh… Jika memang kau sedikit berbeda aku harap bukan kau yang di sebut-sebut bisa mengubah seorang Apollyon menjadi seorang Malphas…”

“Maksudmu?”

Baekhyun beringsut, dia menatap Kyungsoo dengan serius, “Apa kau pernah mendengar tentang Divergent?”

Kyungsoo menggeleng kecil, “Tidak” Jawabnya singkat.

Divergent adalah sebutan untuk seorang Demon yang mempunyai lebih dari satu jiwa Demon dalam dirinya, aku tidak termasuk karena setengah jiwaku yang lain adalah manusia, bukan Demon, dan katanya, Demon yang Divergent mempunyai kekuatan tersembunyi yang bahkan bisa mengalahkan kekuatan seorang Malphas, dan banyak yang percaya bahwa dengan memakan jantungnya, Demon dengan kasta terendah sekalipun bisa berubah menjadi seorang Malphas, kasta tertinggi dalam dunia Demon…”

Kyungsoo menelan ludahnya kasar setelah mendengar penjelasan Baekhyun, “B-baek… Bagaimana jika aku benar-benar seorang Divergent? Para Alastor itu pasti akan memburu dan membunuhku… Dan bagian yang paling buruk adalah… Mereka pasti akan menyerahkan jantungku untuk di makan oleh Jonghyun…”

Baekhyun menepuk bahu Kyungsoo pelan, “Kau tenang saja, jantung Divergent yang bisa mengubah seorang Demon jenis lain menjadi seorang Malphas hanyalah mereka yang mempunyai tiga atau empat jiwa dalam dirinya, dan aku rasa kau hanya mempunyai dua jiwa”

Kyungsoo menghela nafas lega, “Yeah, tapi meskipun begitu itu tidak merubah fakta bahwa aku tetaplah seorang Divergent

Baekhyun tersenyum kecil, “Dan itu yang membuatku ingin meminta bantuanmu!” Seru Baekhyun ceria.

“Bantuan?”

Baekhyun mengangguk, “Mm, bantulah aku mengalahkan Jonghyun dan merebut tahta ayahku!”

“Apa???” Kedua mata biru Kyungsoo membulat sempurna, dia sama sekali tidak menyangka jika buruannya yang kini menjadi sahabatnya itu berencana melakukan hal tersebut, namun dia juga tidak bisa menolak karena meskipun hanya setengah, Baekhyun tetaplah seorang Malphas, apa saja yang diperintahkannya akan menjadi sebuah kewajiban.

“Jadi bagaimana, Kyung? Kau mau membantuku ‘kan?” Sekali lagi Baekhyun bertanya, Kyungsoo pun menjawabnya dengan sebuah anggukan kecil.

-***-

“Sungjong, mana peramal itu? Kenapa dia belum datang juga?” Jonghyun yang duduk di singasananya bertanya pada salah seorang Alastor yang menjadi pengawal pribadinya.

“Sungyu dan Seungyeol sudah berangkat untuk menjemputnya, mungkin mereka sedang dalam perjalanan menuju kesini” Jawab Sungjong hormat, Demon yang bisa dibilang cantik walaupun statusnya yang berjenis pria itu kini mengalihkan tatapannya ke pintu, menunggu kedua Alastor lain –Sungyu dan Seungyeol- yang mendapat tugas untuk menjemput seorang peramal.

Tidak lama, ketiga sosok yang di tunggu itu muncul, dua Alastor dengan baju pengawal dengan seorang wanita yang ada diantara mereka, Sungyu dan Seungyeol langsung membungkuk hormat ketika berada di hadapan Jonghyun, sedangkan peramal itu hanya diam dan bahkan terkesan angkuh.

“Jadi… Kau yang bernama Victoria?” Tanya Jonghyn pelan.

“Ya”

Jonghyun menghela nafas menahan amarahnya yang mulai naik ke ubun-ubun, “Aku dengar kau meramalkan sesuatu yang buruk tentangku, benarkah itu?”

Victoria berdecih, “Aku bukan meramalkan, tapi itu memang takdirmu” Jawabnya dingin.

Kedua tangan Jonghyun terkepal erat, namun dia masih bisa menahan amarah dan hasratnya untuk tidak membunuh wanita yang ada di depannya ini, “Baiklah nona, jika itu memang sebuah takdir untukku, apa yang membuatmu merasa aku pantas menerimanya?”

Victoria melipat kedua tangannya di depan dada, “Karena kau hanyalah seorang Apollyon yang dengan kurang ajarnya menduduki kursi yang hanya di peruntukkan untuk para Malphas” Jawabnya masih dingin.

Jonghyun makin geram, “Aku memang seorang Apollyon, tapi sebentar lagi aku akan menjadi seorang Malphas setelah aku mendapatkan jantung Demon Divergent!”

Victoria melepaskan kedua lipatan tangannya dan menatap remeh Jonghyun, “Oh ya? Bagaimana kalau kau lebih dulu terbunuh sebelum mendapatkan jantung Demon Divergent itu? Harus kau ingat tuan Jonghyun yang terhormat, malam terkelam akan datang sebentar lagi, dan pada saat itu, dia yang di takdirkan untuk menghabisimu akan datang dengan kekuatan yang tidak akan mampu di kalahkan oleh siapapun, dan kau tau… Yang di takdirkan untuk membunuhmu adalah seorang Demon Divergent…” Ujarnya sambil menyeringai kecil dan kemudian menghilang.

Meninggalkan ketiga Alastor yang hanya bisa saling bertukar pandang bingung dan Jonghyun yang kini berubah menjadi wujud Demon-nya dengan kedua sayap yang membentang lebar.

“AAARRRGGGHHHHH!!!!!”

-***-

-TBC-

*Note

  • Apollyon : Di kenal juga sebagai Abaddon, makhluk yang dalam keadaan Demon-nya ini mempunyai telinga seperti seorang peri dengan tanduk di kepalanya, makhluk ini juga memiliki sepasang sayap kokoh yang runcing, terkenal akan kebengisan dan sifatnya yang sama sekali tidak mengenal kata ampun, keras kepala dan brutal.
  • Alastor : Makhluk yang di deskripsikan sebagai perwujudan atas kejahatan, dendam dan kutukan, makhluk ini sangat suka untuk menyiksa seseorang dan melihat orang yang disiksanya itu mengucurkan darah hingga menutupi seluruh tubuhnya dan menganggap siksaan yang dilakukannya itu adalah sebuah kebahagiaan, namun di balik sikap masokis-nya itu, Alastor merupakan makhluk yang sangat memegang janji dan setia kepada tuannya.
  • Malphas : Biasa di sebut dengan ‘Prince of Hell’ [Pangeran Neraka], mempunyai hak untuk memerintah seluruh Demon tanpa terkecuali, mempunyai kemampuan sepesial untuk mengacaukan pikiran makhluk lain sehingga membuat dia di sebut sebagai ‘The Conjurer’ [Sang Pesulap], namun apapun yang dilakukannya memberikan kebaikan bagi seluruh makhluk –termasuk manusia-, dia terlihat tenang ketika mendapatkan masalah ataupun apapun bentuk penyerangan kepadanya, namun dibalik ketenangannya itu dia akan bertindak secara alamiah menjadi sang pengacau pikiran untuk menghancurkan siapa saja yang menjadi musuhnya.
  • Mammon : Di kenal juga sebagai Diety, dimana Demon golongan ini masuk kedalam jajaran ‘Seven Princes of Hell’ [Tujuh Pangeran Neraka], mereka adalah perwujudan dari kaya dan serakah, tapi mereka terkadang juga menunjukan sikap yang mengekspresikan kelakuan manusia biasa, berbeda dengan Demon lain, Mammon merupakan satu-satunya Demon yang berwujud layaknya manusia biasa tanpa ada bentuk Demon khusus –kecuali bola mata birunya-, mereka mempunyai kekuatan yang bisa membuat lawannya limbung hanya dengan tatapan matanya, mereka adalah makhluk yang cerdas, mempunyai hasrat dan emosi yang lebih tinggi tujuh kali dari pada manusia biasa, mereka juga termasuk makhluk yang immortal, itu sebabnya mereka lebih sering di anggap seorang dewa dari pada seorang Demon.

Apollyon : Jonghyun [CN Blue]
Alastor : Sungyu, Seungyeol, Sungjong [Infinite]
Malphas : Baekhyun [EXO], Minhyuk [CN Blue]
Mammon : D.O [EXO] (He’s the Divergent), Victoria [F(x)], (She’s hiding her true identity as one of the Demon, she’s disguise as a witch and fortune teller, she’s also the Divergent)

Iklan

10 thoughts on “Demon’s Heart (1/3)

  1. Wow wow daebak,, baru nemu blognya nihh … Suka bnget loo kalo ceritanya fantasy kek gini itu kerasa banget klo ada di dlm ceritanya he :p
    Ditunggu sekalee kelanjutannyaa ;)) keep writing unnie

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s